Banyak orang menganggap pacaran dengan teman sekelas itu menyenangkan. Rasanya seru karena bisa bertemu setiap hari, belajar bersama, bahkan saling membantu dalam tugas. Sekilas memang terdengar manis, tetapi kenyataannya hubungan seperti ini bisa jauh lebih rumit dari yang dibayangkan.
Ketika dua orang yang berada di lingkungan yang sama menjalin hubungan, batas antara urusan pribadi dan akademik sering kali menjadi kabur. Awalnya mungkin terasa ringan, tetapi seiring waktu, dinamika kelas bisa berubah. Hubungan yang tadinya membuat semangat justru dapat memicu rasa tidak nyaman dan konflik yang sulit dihindari. Berikut empat alasan mengapa pacaran dengan teman sekelas sebaiknya dipertimbangkan matang-matang.
