TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

5 Ciri Pasangan yang Tidak Menganggapmu Berharga, Mundur!

Jangan buang-buang waktu

Ilustrasi diabaikan sama pasangan (pexels.com/RODNAE Productions)

Setiap orang pasti berharap mendapatkan pasangan yang bisa saling menerima apa adanya dan menjalani hubungan asmara dengan mulus. Sayangnya, tidak semua orang beruntung. Ada pula yang harus terima nasib karena memiliki kekasih yang justru tidak menganggapnya berharga. Kalau sudah begitu, salah satu jalan keluarnya adalah memilih untuk berpisah saja.

Lantas bagaimana cara memastikan si dia menganggapmu berharga atau tidak? Pertama-tama kamu harus peka dan meneganali beberapa ciri di bawah ini. Jika mayoritas ciri tersebut ada padanya, itu berarti saatnya bendera merah berkibar. Kamu harus waspada dan mengambil langkah tegas.

1. Dia sering membuatmu merasa rendah diri

Ilustrasi menyakiti pasangan secara verbal (pexels.com/Timur Weber)

Idealnya, seorang pasangan akan menjadi support system di garda terdepan. Membantumu menemukan kembali kepercayaan diri, ketika kamu tengah putus asa dan merasa gagal. Bukan melakukan hal yang sebaliknya. Apalagi sengaja membuatmu merasa minder.

Seorang pakar hubungan, terapis keluarga dan perkawinan, Dr. Christie Kederian dilansir dari laman seventeen, mengatakan, tiap kali seseorang meremehkan pencapaianmu, menurunkan harga diri, dan membuatmu merasa buruk tentang diri sendiri, itu bisa jadi tanda bahaya untuk empati dan cinta mereka kepadamu. Juga untuk dirinya sendiri.

Sedangkan mengutip dari marriage, seorang pekerja sosial berlisensi, Jenni Jacobsen, berpendapat salah satu tanda kamu tidak dihargai dalam hubungan adalah, dia tidak pernah mempertimbangkan bagaimana perasaanmu.

"Dia mungkin sengaja melakukan sesuatu yang dia ketahui dengan jelas bakal membuatmu kesal. Atau bersikap dingin, bahkan kasar kepadamu," terang Jacobsen.

Terkadang dia meremehkanmu dengan maksud untuk menutupi kekurangannya, agar terlihat jauh lebih baik darimu. Tentu saja hal semacam ini tidak akan terjadi, jika dia benar-benar mencintaimu dan dirinya sendiri apa adanya. Jadi, mulai sekarang kamu gak perlu mendengarkan komentar buruk dari pasanganmu, ya.

2. Memaksamu untuk menebak apa yang dia mau

Ilustrasi pasangan yang berselisih paham (pexels.com/RODNAE Productions)

Sekali dua kali main kode ke pasangan, sih boleh-boleh saja. Mungkin dia lagi cari-cari perhatian, karena sudah lama gak bertemu denganmu. Tapi kalau jatuhnya terlalu sering itu namanya mempermainkan perasaan. Toh, kamu bukan orang yang bisa membaca pikiran. Kebiasaan buruk seperti ini bisa membuat hubungan kalian tidak sehat.

Masih dari seventen, seorang psikolog klinis berlisensi, Dr. Rebekah Montgomery ph.D., mengatakan, kadang butuh waktu bagi seseorang untuk mengetahui bagaimana perasaan pasangannya. Dan baik bagi keduanya untuk saling terbuka dan membicarakannya. Tapi jika dia membuatmu menebak-nebak, maka itu hanya akan merusak hubungan kalian di masa depan.

Jadi, jika dia benar-benar sayang dan menghargaimu sebagai pasangannya, seharusnya tiap kali ada masalah yang mengganjal, kamu akan diajak berdiskusi. Bukan main kode dan menunggumu sampai peka. Kalau kamu tak kunjung paham, nanti ujung-ujungnya dia juga yang marah dan kecewa. 

Baca Juga: 5 Perlakuan Romantis Ini Ternyata Tanda Pasangan Toksik, Awas Tertipu!

3. Tidak memberikan perhatian layaknya seorang kekasih

Ilustrasi mengabaikan pacar (pexels.com/Keira Burton)

Salah satu bonus punya pasangan adalah tambah satu orang lagi yang memberikan perhatian selain keluarga dan teman-teman terdekat. Sayangnya, hal ini gak kamu rasakan selama menjalin hubungan asmara dengannya. Dia justru lebih banyak mengambil sikap diam atau bertindak pasif, tiap kali terjadi masalah. Entah itu persoalan pribadimu atau yang melibatkan kalian berdua.

"Sikap diam berfungsi untuk membuat seseorang dalam ketegangan tentang apa yang terjadi, dan tidak yakin apa yang dilakukan itu salah dan seberapa buruk dampaknya," terang Dr. Fran Walfish, seorang psikoterapis dan penulis, dikutip dari Bustle.

Dia mungkin tidak sadar, kalau sikap diamnya ini malah membuat hubungan kalian hancur pelan-pelan. Lama-kelamaan kamu akan sadar, kalau hanya dirimu yang berjuang sendirian. Sedangkan dia tidak mau tahu dan menganggap semua baik-baik saja. Padahal kamu selalu memberikan perhatian ke dia, layaknya seorang kekasih.

4. Dia tidak mendukung apa yang kamu lakukan dan cita-citakan

Ilustrasi pasangan bertengkar (pexels.com/RODNAE Productions)

Pasangan yang benar-benar peduli dan mencintaimu setulus hati pasti bisa membantumu menemukan kelebihan dari dalam dirimu. Kemudian mendorongmu untuk terus maju dan bertumbuh bersamanya. Dia paling tahu apa yang kamu cita-citakan selama ini, dan akan merasa senang jika kamu bisa meraih impianmu. Dia tidak akan dengan sengaja membuat mentalmu down, dengan melontarkan kata-kata yang bisa mematahkan semangat.

Dilansir dari Bonobology, pelatih hubungan dan keintiman bersertifikat, Shivanya Yogmayaa, berpendapat, dukungan dalam suatu hubungan adalah hal yang mendasar. Baik itu emosional, sosial, finansial, atau spiritual. Ini semua identik dengan pertumbuhan. Bukannya sebaliknya, yakni berusaha mengecilkan rasa percaya dirimu.

"Ketika pasangan membuatmu merasa tidak cukup baik dan terus menerus menjatuhkan mentalmu, maka hubungan ini tidak patut dipertahankan," lanjut Yogmayaa.

Jangan mau dibuat merasa rendah diri terus, padahal kamu punya keyakinan bisa mewujudkan cita-citamu itu. Mengalami kegagalan itu wajar, dan seharusnya sebagai pasangan dia terus memberikan semangat agar kamu tidak menyerah. Bila yang dia lakukan sebaliknya, jangan ragu untuk balik badan darinya, ya!

Baca Juga: 5 Langkah Keliru Ketika Berada dalam Hubungan Toksik, Hindari Ya!

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya