Breadcrumbing masuk ke dalam salah satu kejahatan berkencan, di mana pelakunya hanya menggoda lawan jenis tanpa menginginkan komitmen lebih lanjut. Penyebutan breadcrumbing ini terinspirasi dari remahan roti, di mana ini dianalogikan sebagai gombalan yang suka dia tebarkan di mana pun, khususnya di media sosial.
Sering kali, seseorang tak menyadari jika dirinya jadi korban breadcrumbing. Dilansir dari A Conscious Rethink dan Vocal Media, kamu bisa mengetahuinya dari tanda-tanda di bawah ini!