Isu perselingkuhan kembali menjadi sorotan sepanjang 2025, terutama karena maraknya kasus yang melibatkan figur publik dan selebriti. Hubungan terlarang yang terbongkar ke publik tak lagi hanya memicu kehebohan sesaat, tetapi memancing diskusi panjang soal moral, komitmen, dan tanggung jawab dalam hubungan. Bahkan hingga awal tahun, topik ini masih hangat dan ramai diperbincangkan di media sosial maupun pemberitaan.
Yang mengejutkan, banyak pelaku perselingkuhan justru tampil percaya diri di hadapan publik. Alih-alih menunjukkan rasa bersalah atau penyesalan, sebagian dari mereka terlihat santai, defensif, bahkan seolah tidak merasa melakukan kesalahan besar. Fenomena ini memunculkan pertanyaan penting: mengapa pelaku perselingkuhan bisa tampak tidak merasa bersalah sama sekali? Untuk mengetahui jawabannya, mari simak penjelasannya berikut ini!
