Menjelang Valentine, linimasa sering berubah jadi etalase kebahagiaan orang lain. Ada foto bunga, cokelat mahal, makan malam romantis, dan caption penuh cinta. Pada saat yang sama, kamu mungkin justru merasa gelisah tanpa tahu kenapa. Perasaan ini lebih umum daripada yang terlihat.
Valentine sering dibingkai sebagai momen pembuktian cinta, bukan sekadar hari biasa. Tekanan untuk punya pasangan atau memberi sesuatu yang “layak dipamerkan” terasa makin kuat. Jika kamu merasa cemas, itu bukan tanda kamu lemah atau kurang bersyukur. Berikut lima alasan kenapa kamu merasa cemas jelang Valentine dan cara mengatasinya dengan lebih sehat.
