Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi canggung
ilustrasi canggung (pexels.com/Gary Barnes)

Intinya sih...

  • Akhir tahun sering menimbulkan momen canggung, seperti obrolan topik aman, foto bersama yang terburu-buru, dan pertanyaan soal rencana tahun depan.

  • Pemberian hadiah kerap memunculkan ekspresi yang dijaga demi menjaga suasana tetap hangat.

  • Ajakan kumpul setelah acara membuat orang yang kelelahan merasa ragu. Momen kikuk umum terjadi.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Kamu tentu masih mengingat momen akhir tahun kemarin. Momen tersebut sering kali identik dengan kumpul-kumpul, entah bersama keluarga, teman lama, atau lingkar pertemanan yang jarang bertemu pada hari biasa. Situasinya terlihat hangat. Namun, di balik itu ada banyak kejadian kecil yang terasa janggal tanpa perlu disebutkan secara langsung. Momen seperti ini tidak selalu merusak suasana, justru sering muncul sebagai bagian dari kebiasaan yang terus berulang setiap akhir tahun.

Banyak orang mengalaminya, hanya saja memilih menyimpannya sendiri. Akhir tahun akhirnya menjadi ruang pertemuan yang ramai sekaligus penuh jeda-jeda canggung yang sulit dihindari. Berikut beberapa momen yang hampir selalu muncul dan terasa familier. Yuk, kita renungkan lagi!

1. Obrolan dibuka dengan topik aman yang itu-itu saja

ilustrasi ngobrol (pexels.com/Ron Lach)

Momen akhir tahun sering mempertemukan orang-orang yang sebenarnya tidak terlalu akrab dalam keseharian. Kondisi ini membuat pembuka percakapan jatuh pada topik yang aman dan netral. Pertanyaan ringan yang dilontarkan sekadar menjaga suasana tetap berjalan. Tidak semua orang benar-benar ingin membahas topik tersebut, tetapi situasi menuntut obrolan tetap hidup. Akhirnya, percakapan mengalir tanpa arah yang jelas.

Di sisi lain, topik aman menjadi jalan pintas agar tidak terjadi keheningan terlalu lama. Banyak orang memilih mengangguk atau tersenyum sambil mendengarkan. Tidak ada niat mencampuri urusan pribadi, hanya upaya agar suasana tidak terasa kaku. Obrolan seperti ini biasanya berhenti dengan sendirinya saat ada aktivitas lain. Momen canggung tersebut dianggap wajar karena kerap muncul setiap akhir tahun.

2. Sesi foto bersama dilakukan saat suasana belum benar-benar siap

ilustrasi foto bersama (pexels.com/Kampus Production)

Ajakan berfoto sering datang pada waktu yang tanggung. Beberapa orang masih menyesuaikan posisi duduk atau belum siap berekspresi. Senyum yang muncul lebih karena kebutuhan dokumentasi daripada rasa nyaman. Proses pengambilan foto sering dipenuhi instruksi singkat yang justru menambah rasa kikuk. Namun, semua tetap mengikuti karena dianggap bagian dari acara.

Foto akhirnya tersimpan rapi di galeri meski proses di baliknya tidak selalu semulus hasilnya. Tidak semua orang nyaman berada di depan kamera, apalagi dalam kelompok besar. Hal ini jarang dibicarakan karena dianggap sepele. Akhir tahun membuat sesi foto terasa seperti kewajiban. Momen canggung tersebut biasanya cepat terlupakan setelah acara berlanjut.

3. Pertanyaan soal rencana tahun depan muncul di tengah obrolan

ilustrasi ngobrol (pexels.com/Cliff Booth)

Pertanyaan tentang rencana ke depan sering muncul tanpa konteks panjang. Situasinya santai, tetapi pertanyaannya tidak selalu mudah dijawab. Beberapa orang belum memiliki rencana jelas, sementara yang lain memilih menyimpannya sendiri. Jeda singkat sering muncul sebelum jawaban diberikan. Momen ini terasa canggung karena tidak semua orang siap merangkumnya secara spontan.

Bagi sebagian orang, jawaban singkat sudah cukup untuk menutup percakapan. Tidak ada kewajiban menjelaskan detail panjang lebar. Pertanyaan ini lebih sering berfungsi sebagai basa-basi penutup obrolan. Akhir tahun membuat topik tersebut terasa lumrah meski tidak selalu relevan.

4. Pemberian hadiah disertai ekspresi yang dijaga

ilustrasi memberi hadiah (pexels.com/Kim Stiver)

Tradisi bertukar hadiah kerap dilakukan meski tidak semua orang berada pada situasi yang sama. Ekspresi penerima sering dijaga agar tetap sopan di hadapan banyak orang. Ada rasa terkejut, bingung, atau bahkan tidak menyangka. Namun, semua disimpan rapi. Situasi ini menciptakan jeda canggung yang hanya berlangsung beberapa detik. Tidak ada yang ingin membuat suasana menjadi tidak nyaman.

Pemberian hadiah pada akhirnya lebih soal niat daripada isi. Tidak semua hadiah langsung terasa pas. Banyak orang memilih respons aman demi menjaga suasana tetap hangat. Akhir tahun menghadirkan momen seperti ini hampir pada setiap pertemuan. Rasa kikuk tersebut biasanya hilang begitu percakapan berlanjut.

5. Ajakan lanjut kumpul datang saat tenaga sudah hampir habis

ilustrasi kumpul (pexels.com/cottonbro studio)

Setelah satu acara selesai, ajakan untuk berkumpul lagi sering muncul begitu saja. Beberapa orang sebenarnya sudah kelelahan, tetapi sungkan menolak. Pilihan jawaban dipikirkan dengan cepat agar tidak terdengar kasar. Ekspresi ragu sering terlihat sebelum keputusan diambil. Situasi ini menciptakan momen canggung yang sulit dihindari.

Banyak orang akhirnya memilih alasan singkat tanpa penjelasan panjang. Penolakan halus dianggap cukup untuk menjaga hubungan tetap baik. Akhir tahun memang padat agenda sehingga energi menjadi hal yang dipertimbangkan. Kesadaran ini perlahan membuat orang lebih memahami pilihan satu sama lain. Momen canggung lantas berakhir tanpa perlu dibahas lebih jauh.

Akhir tahun tidak selalu tentang perayaan besar. Pada sela-selanya, ada banyak momen kecil yang terasa canggung. Apakah kemarin kamu merasakan beberapa momen canggung di atas?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorYudha ‎