Overthinking dalam hubungan sering kali datang tanpa disadari. Bahkan pelan-pelan bisa menguras energi secara emosional. Awalnya hanya sekadar memikirkan chat yang dibalas lama, lalu berkembang jadi asumsi yang belum tentu benar. Banyak orang terjebak memutar ulang satu kejadian kecil seolah itu penentu masa depan hubungan.
Padahal, kebiasaan ini justru membuat hubungan terasa lebih rumit dari yang seharusnya. Di balik overthinking, biasanya ada pemicu yang berkaitan dengan pengalaman, ekspektasi, dan rasa aman dalam hubungan. Setiap orang punya alasan berbeda kenapa pikirannya mudah berlarian ke skenario terburuk. Oleh karena itu, kenali penyebab overthinking dalam hubungan agar tidak mengganggu komunikasi.
