Dalam sebuah hubungan, terdapat istilah attachment style, yakni gaya keterikatan yang bisa memengaruhi cara seseorang berhubungan dengan orang lain. Salah satu jenisnya adalah ambivalent attachment style, yaitu ketika seseorang memiliki kebutuhan cinta yang terlalu mendalam. Gaya keterikatan ini bisa disebabkan juga oleh pola asuh semasa kecil.
"Hubungan masa kecil mungkin mengajarkan kamu agar gak mudah mempercayai orang lain, bahkan orang yang kamu cintai. Hal ini akhirnya membentuk diri kamu yang memiliki ambivalent attachment style," jelas Debra Campbell, seorang psikolog, dilansir mindbodygreen.
Saat memiliki ambivalent attachment style, biasanya kamu menjadi selalu ragu kepada pasangan, sehingga bukan hal yang gak mungkin jika kamu terus menerus mencari perhatian kepada mereka. Kenali beberapa tanda lainnya dari ambivalent attachment style di bawah ini!
