ilustrasi menggunakan skincare (pexels.com/koolshooters)
Untuk mengatasi over cleansing kulit, penting untuk memberikan waktu bagi kulit untuk pulih dan mengembalikan keseimbangannya. Kurangi frekuensi mencuci wajah menjadi sekali atau dua kali sehari dengan menggunakan pembersih yang lembut dan tidak mengandung bahan keras.
Dr. Gunatheesan menyarankan agar menggunakan pembersih berbasis minyak atau balm pada pembersihan pertama untuk menghapus makeup dan kotoran. Lalu, diikuti dengan pembersih yang kaya lipid atau ceramide pada pembersihan kedua untuk menjaga kelembapan alami kulit.
Penting juga untuk menghindari produk yang terlalu berbusa atau mengandung bahan pengering, yang dapat mengiritasi kulit lebih lanjut. Selain itu, pertimbangkan untuk melakukan pembersihan produk, yaitu berhenti menggunakan produk perawatan kulit selama beberapa hari, kecuali minyak pembersih yang lembut, untuk memungkinkan kulit memperbaiki dirinya sendiri.
Over cleansing dapat menimbulkan berbagai masalah kulit, mulai dari minyak berlebih dan jerawat hingga kekeringan dan pengelupasan. Untuk mengatasi masalah ini, penting untuk mengurangi frekuensi mencuci wajah dan memilih pembersih yang lembut dan tidak mengiritasi. Dengan cara ini, kamu dapat mengembalikan kesehatan kulit dan menjaga kondisi kulit tetap optimal.