Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ilustrasi parfum favorit
Ilustrasi parfum favorit (pexels.com/doTERRA International)

Intinya sih...

  • Parfum yang dulunya cocok, sekarang bisa membuatmu pusing atau tidak nyaman.

  • Feedback negatif dari orang lain tentang aromanya bisa menjadi indikator penting untuk mengganti parfum.

  • Jika aroma parfum cepat hilang atau berubah di kulitmu, itu tanda bahwa parfum tersebut sudah tidak cocok lagi.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Parfum sudah menjadi bagian penting dari penampilan sehari-hari. Banyak orang bahkan merasa belum lengkap kalau keluar rumah tanpa menyemprotkan wewangian favorit mereka. Namun, tahukah kamu bahwa parfum yang selama ini kamu pakai bisa jadi sudah gak cocok lagi untukmu? Yup, preferensi aroma dan kondisi tubuh kita bisa berubah seiring waktu, lho!

Mungkin kamu merasa aneh dengan pernyataan ini. Bagaimana bisa parfum yang dulunya sangat kamu sukai tiba-tiba terasa gak pas lagi? Nah, daripada bingung terus, yuk simak beberapa tanda yang menunjukkan bahwa parfum kesayanganmu mungkin sudah waktunya diganti dengan yang baru!

1. Kamu mulai merasa pusing atau gak nyaman setiap kali memakai parfum tersebut

Ilustrasi parfum (freepik.com/prostooleh)

Dulu, kamu bisa menyemprotkan parfum favoritmu berkali-kali tanpa masalah. Tapi sekarang, baru beberapa semprotan saja sudah membuat kepalamu pening atau bahkan mual. Kalau kamu mengalami hal ini, bisa jadi tubuhmu sudah gak cocok lagi dengan komposisi parfum tersebut.

Perubahan sensitivitas tubuh terhadap aroma memang hal yang wajar terjadi. Bisa jadi karena faktor usia, perubahan hormon, atau kondisi kesehatan tertentu. Yang pasti, kalau parfummu sudah bikin gak nyaman, lebih baik cari pengganti yang lebih ramah untuk tubuhmu saat ini. Jangan memaksakan diri hanya karena sayang dengan parfum yang sudah lama menemani, ya!

2. Orang-orang di sekitarmu mulai berkomentar negatif tentang aromanya

Ilustrasi memakai parfum (freepik.com/Lifestylememory)

Memang agak menyakitkan sih kalau mendengar komentar kurang sedap tentang parfum yang kita pakai. Tapi, feedback dari orang lain ini sebenarnya bisa menjadi indikator penting. Kalau dulu orang-orang memuji wangimu, tapi sekarang malah sering ada yang berkomentar aromanya terlalu kuat atau kurang enak, mungkin memang sudah saatnya untuk ganti.

Perlu diingat bahwa preferensi aroma juga bisa berubah seiring tren dan waktu. Parfum yang dulu dianggap elegan dan mewah, bisa jadi sekarang terkesan kuno atau berlebihan. Selain itu, chemistry antara parfum dan kulit kita juga bisa berubah karena berbagai faktor seperti pola makan, obat-obatan yang dikonsumsi, atau perubahan pH kulit. Jadi, gak ada salahnya untuk mulai eksplorasi aroma baru yang lebih sesuai dengan dirimu saat ini.

3. Aromanya cepat hilang atau malah berubah jadi aneh di kulitmu

Ilustrasi parfum wanita (freepik.com/freepic.diller)

Parfum yang sama bisa memberikan hasil berbeda di kulit yang berbeda. Nah, kalau dulu parfum favoritmu bisa bertahan seharian dengan aroma yang konsisten, tapi sekarang cuma tahan beberapa jam atau malah berubah jadi bau aneh, ini tanda yang cukup jelas. Perubahan kondisi kulit, entah jadi lebih kering atau berminyak, bisa memengaruhi cara parfum bereaksi.

Faktor lain yang mungkin berpengaruh adalah perubahan gaya hidup. Misalnya, kalau kamu sekarang lebih sering berolahraga atau beraktivitas di luar ruangan, keringat dan paparan sinar matahari bisa mengubah cara parfum berinteraksi dengan kulitmu. Daripada terus memaksakan parfum yang sudah gak perform dengan baik, lebih baik cari alternatif yang lebih cocok dengan kondisi tubuhmu sekarang.

4. Kamu merasa bosan dan gak excited lagi saat memakainya

Ilustrasi menyemprotkan parfum (freepik.com/freepik)

Ingat gak sih rasanya pertama kali membeli parfum favorit itu? Pasti senang banget dan gak sabar untuk memakainya setiap hari. Tapi kalau sekarang kamu merasa biasa saja atau bahkan malas saat harus menyemprotkan parfum tersebut, mungkin memang sudah waktunya untuk move on.

Kebosanan terhadap aroma yang sama adalah hal yang sangat manusiawi. Indera penciuman kita memang dirancang untuk mencari variasi dan stimulasi baru. Kalau kamu sudah gak merasakan spark lagi dengan parfummu, jangan ragu untuk mencoba sesuatu yang baru. Siapa tahu, parfum baru bisa memberikan semangat dan kepercayaan diri yang kamu butuhkan untuk menjalani hari-harimu.

5. Parfum tersebut sudah gak sesuai dengan image atau fase hidupmu saat ini

Ilustrasi parfum cewek (freepik.com/Lifestylememory)

Setiap fase kehidupan punya karakteristiknya sendiri, dan parfum yang kita pakai seharusnya mencerminkan siapa diri kita saat ini. Parfum manis dan playful yang cocok saat kamu masih kuliah, mungkin terasa kurang pas ketika kamu sudah menjadi profesional muda yang ingin terlihat lebih serius dan dewasa.

Begitu juga sebaliknya, parfum formal dan berat yang dulu kamu pakai untuk meeting penting, mungkin terasa terlalu kaku untuk gaya hidupmu yang sekarang lebih santai dan fleksibel. Parfum adalah bentuk ekspresi diri, jadi pastikan wewangian yang kamu pilih benar-benar merepresentasikan kepribadian dan situasimu saat ini. Jangan takut untuk bereksperimen dan menemukan signature scent baru yang lebih autentik!

Nah, itu dia beberapa tanda bahwa parfum yang kamu pakai mungkin sudah gak cocok lagi. Ingat, mengganti parfum bukan berarti kamu gak setia atau boros, tapi justru menunjukkan bahwa kamu peduli dengan kenyamanan diri sendiri dan orang-orang di sekitarmu. Jadi, kalau memang sudah merasakan tanda-tanda di atas, gak ada salahnya untuk mulai hunting parfum baru yang lebih sesuai. Siapa tahu, petualangan mencari wewangian baru ini malah jadi pengalaman yang menyenangkan!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team