5 Etika ketika Meminta Parfum Orang Lain, Jangan Berlebihan!

- Meminta izin dan tidak memaksa
- Menghargai "signature scent" seseorang
- Gunakan secukupnya atau cenderung sedikit saja
Wangi menjadi salah satu hal penting yang harus diperhatikan oleh banyak orang. Untuk memiliki aroma yang wangi ini, tentunya kamu harus selalu sedia parfum di lain sisi harus menggunakan deodoran atau antiperspirant. Sayangnya, ada beberapa kejadian yang membuat kamu lupa membawa parfum dan terpaksa harus meminta pada teman.
Walaupun teman, anggaplah mereka sebagai orang lain sebelum kamu meminta parfum. Bukan karena mereka teman, kamu bisa menggunakan parfum seenaknya. Jadi, jika terpaksa harus meminta parfum kepada orang lain, sebaiknya kamu simak beberapa etika di bawah ini!
1. Meminta izin dan tidak memaksa

Hal pertama yang tentunya harus kamu lakukan adalah meminta izin. Izin adalah etika nomor satu yang tidak boleh kamu abaikan. Apa pun statusmu dengan dia, pastikan kamu tidak asal memakainya tanpa adanya persetujuan.
Jika nanti temanmu menolak, terimalah dengan lapang dada. Tidak perlu membencinya karena hak mereka untuk memberikanmu kesempatan menggunakan parfumnya atau tidak.
2. Menghargai "signature scent" seseorang

Penolakan yang mungkin terjadi saat kamu meminta izin meminta parfum kepada teman biasanya berkaitan dengan signature scent. Ada beberapa orang yang sudah menetapkan wewangian khusus atau merek parfum tersendiri untuk digunakan.
Hargai mereka yang sudah memiliki signature scent ini. Justru kamu bisa menirunya untuk mencari signature scent yang tepat agar kamu bisa memiliki ciri khas tersendiri. Jadi, jangan sampai memaksa sampai temanmu kesal ya!
3. Gunakan secukupnya atau cenderung sedikit saja

Saat memutuskan untuk meminta parfum kepada orang lain, artinya kamu sudah berkomitmen bahwa kamu akan menggunakannya secukupnya. Maksimal tiga semprotan pada bagian-bagian penting supaya aroma parfum bisa awet.
Jangan menyemprotkan parfum secara berlebihan atau bahkan seluruh tubuh. Ingat bahwa kamu sedang menggunakan parfum orang lain, bukan parfum milikmu sendiri. Lagipula, parfum yang terlalu berlebihan justru akan membuat aroma yang kurang nyaman dan bisa mengganggu orang lain.
4. Menutup rapat dan menaruhnya kembali seperti semula

Sudah selesai menggunakan parfum milik temanmu? Jangan lupa untuk menutupknya kembali dengan rapat. Pastikan bahwa kamu sudah menutupnya dengan baik dan memastikan bahwa isi parfum tidak akan tumpah.
Selain itu, letakkan kembali parfum pada tempat semula. Misalnya, pada meja di kamar temanmu atau di pouch milik temanmu. Jangan taruh sembarangan atau bahkan tidak menutupnya kembali dengan rapat.
5. Gunakan pada situasi yang tepat

Saat kamu hendak meminta parfum, lihatlah situasi saat itu. Hindari meminta parfum saat sedang berkumpul dan mengobrol dengan banyak orang. Lebih baik memintanya saat sedang berdua saja atau memang sedang berada jauh dari banyak orang.
Kamu juga harus menghindari menggunakan parfum pada kondisi tertentu. Misalnya, sedang banyak anak-anak atau bayi yang sensitif atau tempat dengan aroma yang menyengat cenderung busuk karena hal tersebut sia-sia jika menggunakan parfum.
Meminta parfum kepada temanmu bukan hal yang dilarang. Namun, bukan juga sesuatu yang bisa kamu paksakan. Selalu hormati keputusan temanmu untuk memberikan izin kepadamu atau tidak.
Pahami bahwa beberapa orang sudah memiliki signature scent. Wajar saja jika ada yang menolak memberikanmu parfum dengan alasan tersebut. Selain itu, gunakan sedikit saja ya!


















