Retinol dikenal sebagai salah satu active ingredient yang efektif untuk memperbaiki tekstur kulit, mengatasi jerawat, dan memperlambat tanda penuaan. Namun, di balik manfaatnya, retinol juga termasuk bahan yang cukup menantang jika gak digunakan dengan tepat.
Banyak orang tergiur hasil cepat tanpa benar-benar memahami cara layering dan pentingnya barrier repair. Akibatnya, kulit justru mengalami berbagai masalah yang gak diinginkan. Retinol yang seharusnya membantu justru menjadi sumber masalah baru.
Kesalahan paling sering bukan hanya pada pilihan produknya, tetapi pada cara pemakaian dan urutan skincare. Layering yang kurang tepat serta pengabaian kondisi skin barrier membuat kulit bekerja terlalu keras.
Tanda-tanda, seperti perih, kemerahan, dan breakout sering dianggap wajar. Padahal, itu bisa menjadi sinyal bahwa kulit sedang gak baik-baik saja. Inilah enam masalah kulit yang sering muncul akibat cara salah menggunakan retinol, terutama dalam hal layering dan barrier repair.
