Inspirasi lace nails (instagram.com/betina_goldstein)
Selain melukisnya langsung di kuku, ada beberapa cara cepat lainnya yang bisa kamu ikuti di rumah dalam membuat lace nails:
DIY: transfer renda
Apabila punya sedikit lebih banyak waktu luang, berkreasilah dengan stiker renda, kertas transfer, atau potongan renda asli.
“Stiker sangat cepat aplikasinya, cukup kupas dan tempelkan pada cat kuku yang sudah kering, tekan perlahan, dan lapisi dengan lapisan atas yang mengkilap,” kata De Los Santos.
Pada metode ini, kamu membutuhkan perekat foil kuku. Caranya, oleskan perekat dengan kuas dan biarkan mengering bening selama sekitar 30 detik atau keringkan.
Sementara itu, kamu juga bisa menempelkan renda asli, namun cara ini membutuhkan banyak waktu. Tetapi, tekstur rumit yang ditawarkannya membuatnya sangat berharga.
Caranya, potong renda menjadi potongan kecil yang sedikit lebih besar dari setiap kuku. Oleskan lapisan cat dasar atau cat kuku bening, lalu letakkan renda langsung di atas kuku saat masih sedikit lengket. Tekan dengan kuat untuk merekatkan dan potong kelebihan renda dengan hati-hati di sekitar tepinya. Setelah renda terlihat rapi dan sejajar, lapisi dengan lapisan atas.
Pendekatan eksperimental: stempel renda
Metode DIY lainnya melibatkan stempel kuku renda, tetapi membutuhkan waktu dan produk yang tepat untuk proses transfer. Kuncinya adalah menggunakan jenis kutek khusus untuk stempel. Glitter yang tebal tidak cocok, dan kutek harus cukup pekat agar tetap terlihat jelas pada stensil dan kemudian pada kuku.
Nah, itulah tren lace nails yang perlu kamu ketahui hingga cara membuatnya dengan berbagai metode. So, apakah kamu mau coba tren ini di rumah?