Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
6 Trik Bikin Base Makeup Gak Patchy, Sudah Kamu Coba Semua?
ilustrasi seseorang memakai makeup (freepik.com/stockking)
  • Artikel membahas penyebab utama base makeup patchy, seperti kulit kering, minyak berlebih, dan kurangnya persiapan sebelum makeup yang membuat foundation sulit menempel dengan rata.
  • Ditekankan pentingnya hidrasi, eksfoliasi rutin, serta pemilihan primer sesuai jenis kulit agar complexion lebih halus dan tahan lama tanpa perlu membeli banyak produk baru.
  • Dianjurkan memakai foundation tipis bertahap, teknik blending lembut, dan setting secukupnya untuk hasil makeup natural, smooth, serta bebas efek pecah atau belang sepanjang hari.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Base makeup yang patchy memang bisa langsung bikin mood turun saat dandan. Foundation terlihat pecah di beberapa area, complexion susah menyatu, lalu hasil akhirnya tampak belang meski produk yang dipakai sebenarnya bagus. Situasi ini cukup sering terjadi, apalagi saat kulit sedang kering, terlalu berminyak, atau persiapan sebelum makeup kurang maksimal. Banyak orang langsung menyalahkan foundation, padahal penyebabnya bisa datang dari langkah kecil yang sering dilewatkan. Makeup pun jadi terlihat kurang halus dan gak tahan lama.

Menariknya, masalah patchy sebenarnya bisa diatasi tanpa harus membeli banyak produk baru. Kuncinya ada pada cara mempersiapkan kulit dan teknik aplikasi yang lebih tepat. Kadang perubahan sederhana dalam rutinitas makeup sudah cukup membuat complexion terlihat jauh lebih smooth dan menempel sempurna. Kulit yang sehat dan lembap juga punya pengaruh besar terhadap hasil akhir base makeup. Kalau kamu masih sering struggle dengan foundation yang susah menyatu, beberapa cara berikut bisa mulai dicoba.

1. Pastikan kulit terhidrasi sebelum makeup

ilustrasi seseorang memakai skincare (freepik.com/freepik)

Kulit yang terlalu kering membuat foundation sulit menempel dengan rata. Produk complexion biasanya langsung menonjol di area kasar dan pecah terutama di sekitar hidung atau mulut. Hasil makeup jadi terlihat patchy meski foundation sudah dibaurkan berkali-kali. Banyak orang fokus memakai primer mahal tetapi lupa menjaga kelembapan kulit terlebih dahulu. Padahal hidrasi adalah dasar utama agar base makeup terlihat lebih halus.

Kamu bisa memakai moisturizer yang sesuai jenis kulit beberapa menit sebelum mulai makeup. Pilih tekstur yang nyaman dan mudah menyerap supaya wajah gak terasa terlalu berat. Area yang paling kering bisa diberi perhatian lebih agar foundation gak menempel secara gak merata. Kulit yang lembap biasanya membuat complexion lebih gampang dibaurkan dan tahan lama. Hasil makeup pun terlihat lebih fresh sepanjang hari.

2. Eksfoliasi kulit secara rutin

ilustrasi eksfoliasi kulit wajah (pexels.com/Polina)

Penumpukan sel kulit mati jadi salah satu penyebab foundation terlihat menggumpal dan belang. Permukaan kulit yang kasar membuat produk sulit menempel dengan sempurna. Akibatnya, makeup terlihat pecah terutama saat terkena cahaya atau kamera close-up. Hal ini cukup sering terjadi kalau kulit jarang dieksfoliasi dan terasa kering di beberapa bagian wajah. Makeup jadi kurang smooth meski teknik aplikasi sudah benar.

Eksfoliasi membantu mengangkat sel kulit mati sehingga tekstur kulit terasa lebih halus. Kamu gak perlu melakukannya setiap hari karena terlalu sering eksfoliasi juga bisa membuat kulit iritasi. Cukup satu sampai dua kali seminggu sesuai kebutuhan kulitmu. Setelah kulit terasa lebih lembut, foundation biasanya terlihat jauh lebih menyatu. Base makeup pun tampak lebih rapi dan gak mudah patchy.

3. Gunakan primer yang sesuai kebutuhan kulit

ilustrasi memakai makeup (freepik.com/freepik)

Primer bukan sekadar langkah tambahan dalam makeup, tetapi juga membantu membuat complexion lebih menempel. Primer yang tepat bisa menghaluskan tekstur kulit dan membuat foundation lebih tahan lama. Namun kalau salah memilih primer, hasil makeup justru terasa berat atau mudah bergeser. Misalnya, primer terlalu matte di kulit kering bisa membuat foundation makin pecah. Sebaliknya, primer terlalu lembap di kulit berminyak kadang bikin base cepat geser.

Kamu perlu menyesuaikan jenis primer dengan kondisi kulit sehari-hari. Kulit kering biasanya lebih nyaman memakai hydrating primer, sementara kulit berminyak cocok dengan pore blurring atau matte primer ringan. Gunakan secukupnya agar produk gak menumpuk di wajah. Primer yang cocok membantu foundation terlihat lebih smooth tanpa kesan terlalu tebal. Makeup juga jadi lebih mudah dibaurkan dan tahan lebih lama.

4. Hindari memakai foundation terlalu banyak

ilustrasi menggunakan foundation (pexels.com/MART PRODUCTION)

Banyak orang mengira foundation tebal bisa membuat kulit terlihat lebih flawless. Padahal terlalu banyak produk justru lebih mudah crack dan patchy setelah beberapa jam. Foundation yang menumpuk sulit menyatu dengan kulit sehingga teksturnya lebih terlihat. Efek ini makin jelas di area yang bergerak seperti sekitar mulut atau bawah mata. Makeup jadi tampak berat dan kurang natural.

Cobalah memakai foundation tipis terlebih dahulu lalu tambahkan coverage hanya di area yang diperlukan. Teknik layering tipis membantu complexion terlihat lebih ringan dan menyatu dengan kulit. Kamu juga bisa menggunakan sponge lembap agar hasilnya lebih natural. Foundation yang diaplikasikan sedikit demi sedikit biasanya jauh lebih awet dibanding langsung full coverage tebal. Kulit pun tetap terlihat seperti kulit asli, bukan makeup yang menempel di atasnya.

5. Blend makeup dengan teknik yang lembut

ilustrasi seseorang memakai foundation (pexels.com/cottonbro studio)

Cara membaurkan foundation ternyata sangat memengaruhi hasil akhir base makeup. Gerakan terlalu kasar atau menarik kulit terlalu keras bisa membuat produk bergeser dan gak rata. Akibatnya, foundation terlihat belang dan sulit menyatu di beberapa area wajah. Banyak orang terburu-buru saat blending sehingga hasil makeup tampak patchy meski produknya bagus. Teknik aplikasi yang lembut justru membuat complexion lebih halus.

Gunakan sponge lembap atau brush dengan gerakan menepuk perlahan agar foundation menempel lebih baik. Fokuskan blending di area yang paling mudah patchy seperti sekitar hidung dan dagu. Hindari menggeser produk terlalu banyak karena bisa mengangkat lapisan foundation sebelumnya. Teknik tap ringan membantu hasil makeup terlihat lebih seamless dan natural. Wajah pun tampak lebih fresh tanpa garis-garis foundation yang mengganggu.

6. Set makeup secukupnya supaya gak mudah pecah

ilustrasi seseorang menggunakan makeup (freepik.com/diana.grytsku)

Base makeup yang terlalu basah atau terlalu banyak bedak sama-sama bisa membuat hasilnya kurang bagus. Tanpa setting yang tepat, foundation mudah bergeser dan terlihat belang setelah beberapa jam. Namun kalau bedak terlalu tebal, complexion malah terlihat kering dan crack terutama di area tertentu. Keseimbangan dalam mengunci makeup ternyata cukup penting untuk menjaga hasil akhirnya tetap smooth. Banyak orang baru sadar hal ini setelah makeup mulai pecah di siang hari.

Gunakan loose powder tipis di area yang mudah berminyak agar makeup tetap terkunci tanpa terasa berat. Kamu juga bisa memakai setting spray untuk membantu seluruh lapisan makeup lebih menyatu. Pilih produk dengan hasil akhir yang sesuai kondisi kulit supaya wajah tetap terlihat fresh. Setting yang ringan biasanya membuat complexion lebih natural dan tahan lama. Base makeup pun terlihat lebih halus sepanjang hari tanpa efek patchy berlebihan.

Base makeup yang patchy memang bikin keseluruhan makeup terasa kurang maksimal. Namun masalah ini sebenarnya cukup umum dan bisa diperbaiki lewat perubahan kecil dalam rutinitas makeup sehari-hari. Persiapan kulit, teknik aplikasi, dan pemilihan produk yang sesuai punya pengaruh besar terhadap hasil akhir complexion. Saat kulit terasa sehat dan makeup diaplikasikan dengan benar, foundation biasanya akan lebih mudah menempel dan terlihat smooth. Tampilan wajah pun jadi lebih fresh tanpa perlu foundation terlalu tebal.

Kamu gak perlu langsung panik atau membeli banyak produk baru saat mengalami masalah ini. Kadang langkah paling sederhana justru memberi perubahan paling besar pada hasil makeup. Semakin mengenal kondisi kulit sendiri, kamu juga akan lebih mudah menemukan teknik yang paling cocok. Makeup seharusnya membantu membuat wajah terlihat nyaman dan percaya diri, bukan malah bikin stres saat bercermin. Nah, dari enam cara tadi, mana yang paling ingin kamu coba dulu supaya base makeup lebih flawless?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team