Ilustrasi French manicure (pexels.com/Jing Chang)
Setelah sempat kehilangan popularitas di era 90-an, gaya ini kembali populer beberapa tahun lalu. Namun, saat ini, tidak hanya melihat warna pink dan putih asli yang sangat disukai Putri Diana, tetapi juga bereksperimen dengan berbagai warna, tekstur, dan seni kuku lainnya untuk mempercantik ujung jari.
Dalam setahun terakhir saja, ada tren French tips berwarna-warni, blurred look, dan hingga lapisan krom.
“French manicure telah berkembang jauh melampaui ujung putih tradisional. Ujung berwarna, lapisan krom, dan seni kuku yang halus sangat populer, memungkinkan kamu untuk mempersonalisasi tampilan klasik. Saat ini, French tip yang gelap terbukti paling populer, berkat kembalinya tren tahun 90-an," kata Daisy Kalnina, CEO dan Founder brand The GelBottle Inc., mengutip laman Vogue.
Meskipun gaya klasik selalu menjadi tren, di abad ke-21, para nail artist inovatif telah menciptakan sentuhan baru pada perawatan kuku yang umum dilakukan di salon. Mulai dari ujung kuku terbalik yang mengikuti garis kutikula hingga cat kuku berwarna-warni dan desain yang menyenangkan, ada jutaan cara untuk melakukan French manicure saat ini.
"French manicure klasik adalah yang menambahkan kepribadian tanpa kehilangan keanggunan: ujung kuku dengan blok warna, krom atau aura, garis mikro tipis, hingga French manicure ganda," tambah De Los Santos, mengutip InStyle.
Bahkan ada inovasi desain French tip yang bermain dengan hasil akhir, seperti dasar matte dengan ujung kuku mengkilap. Gaya kuku ini dapat sepenuhnya mengubah tampilan sambil tetap membuatnya terlihat sophisticated.
French manicure yang bagus memiliki kekuatan untuk menyempurnakan penampilan, hingga meningkatkan mood kamu yang memakai desain kuku tersebut. So, selamat bereksperimen dengan French manicure ini!