Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kesalahan Umum Saat Melakukan Eksfoliasi Kulit di Cuaca Dingin
ilustrasi perempuan melakukan eksfoliasi (freepik.com/senivpetro)
  • Eksfoliasi membantu mengangkat sel kulit mati dan meningkatkan penyerapan pelembap, namun perlu perhatian khusus saat cuaca dingin agar tidak merusak skin barrier.
  • Kesalahan umum meliputi malas memakai pelembap, penggunaan eksfoliator terlalu keras, serta frekuensi eksfoliasi berlebihan yang dapat membuat kulit kering dan iritasi.
  • Dokter kulit menyarankan menjaga hidrasi, memilih produk lembut, dan membatasi eksfoliasi 1–2 kali seminggu di musim dingin untuk menjaga kesehatan kulit.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Eksfoliasi sudah menjadi bagian dari rangkaian rutinitas skincare. Tahapan ini bertujuan untuk mengangkat penumpukan sel kulit mati, sehingga kulit yang baru akan terlihat jauh lebih halus dan lembut.

Eksfoliasi kulit juga membantu pelembap menyerap lebih efektif dan mencerahkan,” ujar dokter kulit Hadley King, MD, dikutip dari Women’s Health.

Pada dasarnya, eksfoliasi dapat dilakukan setiap musim. Namun, ada catatan khusus ketika kamu hendak melakukannya saat musim dingin atau cuaca dingin. Para dokter kulit umumnya berpendapat bahwa melakukan eksfoliasi kulit di cuaca dingin bisa mengganggu skin barrier.

Akan tetapi, risiko tersebut masih bisa dicegah dengan menerapkan langkah-langkah eksfoliasi yang benar. Sayangnya, sebagian orang masih belum paham cara melakukan eksfoliasi kulit yang tepat saat cuaca dingin. Maka dari itu, yuk hindari beberapa kesalahan umum berikut ini!

1. Malas menggunakan pelembap

ilustrasi pelembap wajah mengandung squalane (pexels.com/Vandana Vankhede)

Menurut dokter kulit yang berbasis di New York City, Chelsea Hoffman, MD, dikutip dari Women’s Health, cuaca dingin yang kering dapat memengaruhi tingkat kelembapan kulit. Apalagi, jika kamu menggunakan penghangat ruangan. Alat tersebut bisa melemahkan skin barrier hingga memicu kulit kusam dan kasar.

Karenanya, hidrasi sangat penting selama cuaca dingin. Menjaga kulit tetap terhidrasi dengan baik membantu menjaga lapisan pelindung kulit tetap kuat. Sayangnya, beberapa orang mungkin malas menggunakan pelembap setiap hari.

Akibatnya, kulit kehilangan cahaya alami dan lebih rentan mengalami iritasi. Kondisi kulit yang kurang sehat itu bisa membuat proses eksfoliasi kurang maksimal, bahkan dapat memperburuk kondisi kulit yang sudah ada.

2. Memakai produk eksfoliator yang cenderung keras

ilustrasi melakukan eksfoliasi (freepik.com/wayhomestudio)

Beberapa dari kita mungkin masih nyaman menggunakan eksfoliator fisik. Selain itu, meskipun sebagian yang lain memilih eksfoliator kimia, kandungan aktif di dalam produk tersebut cenderung lebih keras. Bagi pemilik kulit kering, sensitif, atau yang belum terbiasa dengan bahan-bahan aktif kuat, tentu saja pemakaian produk tersebut tidak dianjurkan.

Namun kenyataannya, beberapa orang justru melakukan hal tersebut karena menganggap bahwa butiran scrub yang lebih besar atau kandungan aktif yang lebih tinggi akan jauh lebih ampuh mengangkat sel kulit mati, sehingga kulit terasa lebih halus dan lembut dalam waktu singkat.

“Saya akan menghindari eksfoliator apa pun yang benar-benar dapat merusak kulit,” tutur Anthony Rossi, MD, MD, FAAD, FACMS, seorang dokter spesialis kulit bersertifikasi, dilansir Real Simple.

Scrub eksfoliasi terkadang terlalu kasar, terutama jika kulitmu sudah kering sejak awal,” imbuhnya.

3. Eksfoliasi dilakukan secara berlebihan

ilustrasi wajah kemerahan (freepik.com/freepik)

Kesalahan umum yang kerap dilakukan orang saat mengeksfoliasi kulit di cuaca dingin ialah melakukannya secara berlebihan. Mungkin kamu tergoda untuk menerapkan eksfoliasi dengan berbagai produk atau lebih sering. Padahal, tindakan ini bisa berakibat buruk pada kesehatan kulitmu.

Idealnya, eksfoliasi kulit dilakukan sebanyak 2-3 kali seminggu. Namun ketika cuaca dingin, kamu bisa mengurangi frekuensinya menjadi 1-2 kali seminggu, tergantung pada kondisi kulit dan produk yang kamu gunakan. Jika kamu berencana menggunakan retinol misalnya, maka kamu tidak perlu mengeksfoliasi kulit di hari yang sama. Sebab, retinol juga memiliki kandungan AHA tinggi yang berguna untuk mengangkat sel kulit mati.

Melakukan eksfoliasi kulit memang penting. Namun, kamu tetap harus mempraktikkannya dengan metode yang benar. Jangan sampai niat hati ingin merawat kulit agar tetap sehat, kamu justru malah merusak kesehatan kulitmu.  

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team