Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pesan Amna Al Qubaisi untuk Perempuan: Diremehkan? Jadikan Motivasi!
Wardah Lip Paddock di The Crystal, Senayan City, Jakarta Pusat, berlangsung pada 14-17 Mei 2026 (IDN Times/Nisa Zarawaki)
  • Amna Al Qubaisi berbagi kisah 11 tahun perjuangannya di dunia balap yang didominasi laki-laki, menegaskan pentingnya fokus dan semangat meski menghadapi banyak tantangan.
  • Ia melihat perubahan positif terhadap perempuan di bidang male-dominated, kini lebih dihargai dan dianggap inspiratif berkat keberanian kolektif untuk terus maju.
  • Amna mengajak perempuan agar tidak takut melangkah meski diragukan, menjadikan keraguan sebagai motivasi untuk mengejar impian dan menikmati prosesnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Menjadi perempuan di dunia yang didominasi laki-laki bukan hal mudah. Tapi buat Amna Al Qubaisi, semua keraguan dan remehkan orang justru jadi bahan bakar untuk terus melaju. Pembalap asal Uni Emirat Arab sekaligus Wardah Face Global ini berbagi pesannya langsung untuk para perempuan yang punya mimpi besar, tapi takut melangkah.

Amna hadir dalam Wardah Lip Paddock Day 1 pada Kamis (14/5/2026) di The Crystal, Senayan City, Jakarta Pusat. Di sela acara, ia sempat berbincang soal perjalanannya selama 11 tahun terjun di dunia motorsport, tantangan yang dihadapi sebagai perempuan di lintasan balap, hingga satu mindset yang mengubah segalanya. Penasaran?

1. Banyak challenges, tapi Amna memilih untuk tetap maju

Wardah Lip Paddock di The Crystal, Senayan City, Jakarta Pusat, berlangsung pada 14-17 Mei 2026 (IDN Times/Nisa Zarawaki)

Sebelas tahun berkecimpung di dunia motorsport yang didominasi laki-laki bukan perjalanan yang mudah. Amna tahu betul bagaimana rasanya menjadi minoritas di lintasan, menghadapi tekanan yang mungkin tidak dialami oleh pembalap lain di sekitarnya. Tapi justru di situlah karakternya terbentuk, karena ia memilih untuk terus melaju alih-alih berhenti di pinggir jalan.

"Udah 11 tahun aku di bidang ini, dan emang selalu challenging kalau harus bersaing sama pembalap laki-laki. Tapi begitu helm udah kepasang, semua itu ilang. Cuma fokus balapan, pengen menang, sama kayak yang lain," kata Amna.

2. Perempuan di male-dominated field sekarang lebih 'dipandang'

Wardah Lip Paddock di The Crystal, Senayan City, Jakarta Pusat, berlangsung pada 14-17 Mei 2026 (IDN Times/Nisa Zarawaki)

Kalau dulu kehadiran perempuan di bidang-bidang yang identik dengan laki-laki sering kali dipandang sebelah mata, sekarang narasi itu pelan-pelan mulai bergeser. Amna merasakan sendiri perubahan itu, bukan hanya di lintasan balap, tapi juga di dunia kerja secara lebih luas. Perempuan yang berani masuk ke ranah yang dulunya dianggap 'bukan tempatnya' kini justru dilihat sebagai sosok yang inspiratif.

Bagi Amna, perubahan ini bukan sesuatu yang datang begitu saja. Ini hasil dari keberanian kolektif perempuan-perempuan yang terus melangkah maju meski jalannya tidak selalu mudah.

"Sekarang udah lebih normal sih lihat perempuan bersaing di male-dominated field, bahkan di dunia kerja juga. Dan sekarang itu lebih dilihat sebagai sesuatu yang inspiring, bukan diremehkan. Seneng banget zaman udah berubah, makin banyak perempuan yang berani, yang terus maju di bidang yang tadinya 'milik' laki-laki. Dan pelan-pelan, kita yang ngubah itu," jelas Amna.

3. Dear girls, meski banyak yang raguin, tetap go for it!

Wardah Lip Paddock, Sensasi Explore Instalasi Beauty bak di Sirkuit (IDN Times/Nisa Zarawaki)

Setelah lebih dari satu dekade menavigasi industri yang tidak selalu ramah, ia paham betul bahwa keraguan dari orang lain itu nyata dan tidak akan pernah benar-benar berhenti datang. Tapi, perspektifnya soal itu justru yang membuat pesannya terasa berbeda. Bukan soal membuktikan sesuatu kepada dunia, tapi soal menemukan alasan yang cukup kuat dari dalam diri sendiri untuk terus bergerak.

"Mau jadi pembalap, engineer, apa pun, just go for it. Bakal banyak orang yang ngeraguin kamu, yang pengen kamu nyerah. Jadiin itu bahan bakar buat makin gas. Buktiin mereka salah. Dan selama kamu enjoy dan lakuin hal yang kamu cintai, sebenernya gak ada yang perlu kamu buktiin ke siapa pun," katanya.

Wardah Lip Paddock membuktikan bahwa kecantikan dan keberanian bisa melaju di lintasan yang sama. Seperti Amna, kamu juga bisa gas pol di bidang apa pun yang kamu cintai!

Editorial Team