Profil Valentino, Brand Fashion Mewah Karya Valentino Garavani

- Valentino didirikan oleh Valentino Garavani dan Giancarlo Giammetti pada tahun 1960
- Dipakai oleh banyak publik figur global
- Mengeluarkan koleksi ready to wear hingga aksesori
Valentino Garavani dikabarkan tutup usia di Roma pada Senin (19/1/2026). Kepergiannya meninggalkan duka sekaligus warisan yang tak ternilai. Meski Valentino telah berpulang, karya-karyanya menjadi harta kartun indah dalam industri mode global.
Sudah lebih dari 60 tahun berkarya, Valentino banyak menelurkan karya fashion. Ia adalah sosok di balik nama brand mewah ternama, Valentino. Ini dia sedikit ulasan seputar brand Valentino.
1. Valentino didirikan oleh Valentino Garavani dan Giancarlo Giammetti pada tahun 1960

Jenama fashion 'Valentino' sudah ada sejak tahun 1960. Valentino Garavani mendirikannya bersama dengan Giancarlo Giammetti. Saat itu, keduanya merupakan mahasiswa arsitektur yang bersekolah di Roma.
Di tahun sebelumnya, Valentino sudah mencoba membuka butik bertamanya di Via Condotti, Roma. Pria kelahiran Voghera ini, memang punya passion di bidang seni dan fashion.
Di usia 17 tahun, Valentino pindah ke Paris untuk mengenyam pendidikan di Ecole de la Chambre Syndicale de la Couture. Di tahun yang sama, ia debut sebagai desainer lewat koleksi pertamanya yang disebut "Ibis".
2. Dipakai oleh banyak publik figur global

Karya Valentino mulai dikenal secara global ketika ia menampilkan koleksi haute couture di Sala Bianca, Palazzo Pitti, Florence. Di tahun 1968, Valentino menampilkan koleksi ikonik berwarna putih. Dari koleksi inilah, Jacqueline Kennedy memilih Valentino untuk merancang gaun pernikahannya.
Setelah itu, Valentino mulai banyak dipakai oleh seleb dunia seperti Elizabeth Taylor, Jane Fonda, Sophia Loren, Audrey Hepburn, Grace Kelly, dan lainnya. Di tahun 2016, Valentino Garavani menunjuk Pierpaolo Picciolli sebagai creative director untuk brand-nya.
3. Mengeluarkan koleksi ready to wear hingga aksesori

Di tahun 1972, Valentino mengeluarkan koleksi ready to wear pertamanya. Setelah itu, ia mulai membuka lebih banyak butik di Paris, New York, dan Tokyo. Valentino terkenal dengan logo "V" sebagai identitasnya. Bukan hanya baju, Valentino mulai merambah ke parfum dan aksesori.
Ketika kepemimpinan berpindah ke Pierpaolo, Valentino memunculkan elemen baru, yaitu koleksi line VLTN. Koleksi ini masuk ke pasar yang lebih muda dalam dunia streetwear. Mulai 2024, Alessandro Michele menjadi Creative Director untuk Valentino. Meski begitu, ia tetap membawa identitas dari jenama ini yang elegan, memiliki nilai seni, dan dinamis ini.
Itulah profil Valentino, brand karya Valentino Garavani. Mesti pendirinya telah tiada, namun karya-karya Valentino akan terus abadi di ingatan pencinta fashion.


















