ilustrasi orang yang sedang konsultasi (unsplash.com/Medienstürmer)
Misalnya saja kamu telah bekerja dengan baik dan maksimal, mencoba mengerti atasan, dan bersabar dengan semua kelakuannya bos yang toxic. Tapi, ia masih tetap memperlakukanmu dengan buruk, maka sudah saatnya bagimu untuk melawan.
Kamu dapat memulai untuk mengumpulkan bukti bahwa ia melakukan tindakan bullying di kantor yang dapat membuat para bawahannya terganggu dalam bekerja. Lalu, laporkan hal ini kepada Departement Human Resource yang terdapat di perusahaan.
kemudian kamu juga harus menjelaskan apa saja dampak bullying dari bos toxic pada kesehatan fisik dan mentalmu. Di samping itu, katakanlah bahwa hal tersebut sangat berdampak pada performamu di kantor. Sesudah memperoleh informasi tersebut, biasanya perusahaan akan melakukan penyelidikan tentang masalah ini.
Nah, bos toxic tentu membuat kita kurang nyaman dalam bekerja. Bahkan perilakunya juga dapat berdampak pada kesehatan fisik dan mental. Oleh karena itu, kamu bisa melakukan tips-tips di atas untuk menghadapinya.