Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App

Age Verification

This content is intended for users aged 18 and above. Please verify your age to proceed.

ilustrasi seks berisiko (pexels.com/@cottonbro)
ilustrasi seks berisiko (pexels.com/@cottonbro)

Intinya sih...

  • Stimulasi klitoris sebagai pusat kenikmatan

  • Variasi sudut dan teknik saat penetrasi

  • Koneksi emosional meningkatkan kepuasan seksual

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Buat para pria, kadang suka jadi dilema saat melakukan hubungan seks. Banyak ketakutan apakah nantinya dia bisa memuaskan pasangan atau tidak.

Sebenarnya udah banyak kok, baik itu tips atau cara untuk memuaskan pasangan. Mulai dari gaya seks dan juga bagaimana pendekatan yang bisa membuat suatu hubungan jadi lebih bergelora.

Yaudah, baca dulu aja artikel ini, ya. Kali aja cocok untuk kamu terapkan dengan pasangan kamu. Let's check!

1. Stimulasi klitoris sebagai pusat kenikmatan

ilustrasi seks (unsplash.com/Womanizer Toys)

Banyak penelitian menunjukkan bahwa mayoritas cewek tidak mencapai orgasme hanya dari penetrasi. Dilanir dari Medical News Today, dijelaskan bahwa klitoris memiliki ribuan ujung saraf dan berperan besar dalam respons seksual cewek atau wanita. Oleh karena itu, stimulasi klitoris, baik secara langsung maupun tidak langsung sering menjadi faktor penting dalam kepuasan seksual.

Lebih lanjut, preferensi stimulasi klitoris bisa sangat bervariasi antarindividu, mulai dari tekanan lembut, gerakan melingkar, hingga ritme tertentu. Hal ini menegaskan bahwa memahami respons pasangan dan bersikap terbuka terhadap umpan balik menjadi kunci utama dalam hubungan intim yang sehat.

2. Variasi sudut dan teknik saat penetrasi

Ilustrasi seksual (pixabay.com/sasint)

Riset besar dari OMGYES Pleasure Report yang dipublikasikan di jurnal ilmiah dan dikutip di PubMed, mengungkap bahwa banyak cewek menikmati penetrasi jika dikombinasikan dengan teknik tertentu. Teknik seperti angling (mengubah sudut panggul) dan rocking (gerakan berayun dengan kontak klitoris) terbukti meningkatkan sensasi bagi sebagian besar responden.

Penelitian ini penting karena mematahkan anggapan bahwa satu gaya penetrasi cocok untuk semua cewek. Justru, penyesuaian posisi dan teknik berdasarkan kenyamanan tubuh cewek sangat berpengaruh terhadap kenikmatan dan rasa aman selama berhubungan intim.

3. Koneksi emosional meningkatkan kepuasan seksual

ilustrasi seks (pexels.com/Anna Pou)

Menurut berbagai riset psikologi seksual, termasuk yang dibahas di Medical News Today, cewek cenderung merasakan kepuasan seksual yang lebih tinggi ketika ada keterikatan emosional. Faktor seperti rasa dihargai, aman, dan diperhatikan sering kali memperkuat respons fisik terhadap rangsangan seksual.

Hal ini menjelaskan mengapa sentuhan penuh kasih, kontak mata, dan komunikasi verbal yang hangat selama hubungan intim dapat meningkatkan kenikmatan. Seks bagi banyak wanita bukan hanya aktivitas fisik, tetapi juga pengalaman emosional yang terintegrasi dengan rasa percaya dan kedekatan.

4. Komunikasi terbuka dan eksplorasi bersama

ilustrasi seks bebas oleh remaja (pexels.com/@cottonbro)

Laporan OMGYES yang juga dibahas oleh Neuroscience News menunjukkan bahwa cewek yang nyaman berkomunikasi tentang tubuh dan preferensinya cenderung memiliki pengalaman seksual yang lebih memuaskan. Komunikasi ini mencakup diskusi tentang apa yang terasa nyaman, apa yang ingin dicoba, dan apa yang sebaiknya dihindari.

Eksplorasi bersama pasangan, dengan dasar saling menghormati dan persetujuan, membantu cewek lebih mengenal respons tubuhnya sendiri. Pendekatan ini menempatkan seks sebagai proses belajar bersama, bukan sekadar rutinitas atau tuntutan performa.

5. Pendekatan sensual non-penetratif juga penting

ilustrasi seks (pexels.com/Mikhail Nilov)

Dikutip dari Psychology Today, ditekankan bahwa banyak cewek menikmati bentuk keintiman yang tidak selalu berfokus pada penetrasi. Sentuhan lembut, pijatan, ciuman, dan stimulasi area erogen lain sering kali memberikan rasa rileks dan meningkatkan gairah secara alami.

Pendekatan sensual ini membantu wanita merasa lebih terhubung dengan tubuhnya dan pasangannya. Selain itu, variasi non-penetratif juga penting untuk mengurangi tekanan performa dan menciptakan pengalaman seksual yang lebih inklusif dan menyenangkan.

Editorial Team