Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Kebiasaan Buruk Pria yang Membuat Wanita Jijik, Hindari Bro!
ilustrasi wanita merasa jijik dengan pria (pexels.com/RDNE Stock project)

Umumnya pria terkadang tak sebaik wanita dalam menjaga kebersihan. Sehingga ada hal-hal yang biasa dilakukan pria, namun di mata wanita itu adalah hal yang kurang bersih sehingga bisa membuat wanita merasa jijik.

Agar kamu bisa menjadi pria yang lebih bersih dengan menghilangkan kebiasaan-kebiasaan buruk yang mungkin gak kamu sadari ini, kamu perlu tahu apa saja kebiasaan buruk pria yang bisa membuat wanita merasa jijik. Sehingga kamu bisa menghindarinya. Jadi simak penjelasannya di bawah ini ya, Bro!

1. Tidak bersih dalam menggunakan toilet

ilustrasi membersihkan toilet (pexels.com/Photo By: Kaboompics.com)

Di beberapa lingkungan, toilet pria dan wanita ada yang tidak dipisah. Beberapa masalah yang dihadapi wanita adalah toilet yang kurang bersih setelah dipakai pria. Sehingga membuat wanita merasa jijik. Terkadang pria malas membersihkan toilet dengan detail setelah menggunakan. Sehingga masih ada sisa-sisa bekas penggunaan toilet yang kurang bersih.

Sebagai seorang pria yang tidak ingin dianggap jorok oleh wanita, usahakan untuk selalu membersihkan bekas penggunaan toilet, apalagi jika toiletnya digunakan bersama. Jangan malas menyiram bekas penggunaan toilet kamu hingga benar-benar bersih seperti sebelum kamu gunakan. Sehingga pengguna toilet setelahnya merasa nyaman dengan toilet yang habis kamu pakai, Bro.

2. Mobil yang tak pernah dibersihkan

ilustrasi mobil kotor (pexels.com/Magda Ehlers)

Karena merasa mobil bukan tempat yang selalu ditempati setiap saat, biasanya seorang pria merasa malas membersihkan mobil. Sehingga banyak terdapat debu, kotoran, dan sisa-sisa makanan di dalamnya. Mobil pun menjadi kotor dan berbau tidak sedap. Menambahkan pengharum mobil pun justru menambah tak karuan aromanya. Ini bisa membuat wanita merasa jijik saat menumpang mobil kamu. Mereka akan langsung menilai bahwa kamu bukan orang yang higienis. Apalagi di dalam mobil terasa pengap karena tertutup.

Mulai biasakan untuk selalu membersihkan mobil setelah digunakan. Tak perlu terlalu detail jika kamu sibuk. Cukup bersihkan sisa-sisa sampah yang ada di mobil. Dan hilangkan debu dengan cepat setelah mobil dipakai. Ketika dilakukan rutin, membersihkan mobil tak akan terasa berat, karena belum banyak kotoran yang menumpuk kalau kamu langsung membersihkannya setelah memakai mobil. Barulah di saat senggang, bersihkan mobil secara menyeluruh agar semakin higienis dan nyaman dipakai.

3. Malas membersihkan rumah

ilustrasi membersihkan rumah (pexels.com/Pixabay)

Kebersihan rumah adalah cerminan kebersihan diri seseorang. Saat seseorang merasa nyaman dengan rumah yang kotor, bisa jadi memang diri mereka adalah orang yang kurang higienis. Terkadang pria sering malas membersihkan rumah, karena merasa bersih-bersih rumah bukan tugas seorang pria. Padahal membersihka rumah bukan masalah gender lho, Bro. Ini adalah masalah apakah kamu seorang yang mencintai kebersihan dan kesehatan atau tidak.

Kondisi rumah yang kotor, bisa membuat wanita tidak nyaman. Saat ada teman atau keluarga wanita yang mengunjungi rumahmu, maka mereka akan merasa jijik jika kamu tidak sering membersihkanya. Rumah perlu dibersihkan setiap hari, karena debu bertebaran di mana-mana. Serta kita melakukan banyak aktivitas di rumah, sehingga ada saja hal yang perlu dibersihkan dan ditata. Jadi jangan malas membersihkan dan menata barang-barang yang ada di rumahmu ya, Bro!

4. Tidak sadar jika pakaian yang dipakai sudah bau

ilustrasi pakaian kotor (unsplash.com/Cristofer Maximilian)

Terkadang karena aktivitas yang padat, keringat pria menempel kuat di pakaiannya. Dan saking akrabnya dengan bau keringat sendiri, pria terkadang tidak sadar jika pakaiannya sudah bau, namun masih saja dipakai, bahkan untuk bertemu wanita. Biasanya pria merasa malas berganti pakaian, mulai dari kaus, jeans, kaus kaki, hingga jaket. Padahal pakaian-pakaian tersebut tetap harus rajin diganti jika sudah bau.

Jika kamu kesulitan mengetahui apakah pakaian tersebut sudah bau atau belum, buat saja patokan berapa kali kamu bisa memakainya sebelum diganti yang bersih, dan ingat terus sudah berapa kali kamu memakainya. Misalnya untuk kaus, buat patokan bahwa hanya bisa dipakai sekali dan kamu harus ganti dengan kaus lainnya setelah mandi.

Begitu juga dengan jeans, kaus kaki, dan jaket. Buat patokan sendiri berapa kali digunakan sebelum harus berganti dengan yang bersih. Kamu bisa tanyakan kepada keluarga atau orang terdekat apakah pakaian kamu sudah bau atau belum ketika digunakan beberapa kali sebagai patokan waktu untuk menggantinya dengan pakaian yang bersih.

5. Malas membersihkan tubuh

ilustrasi pria malas membersihkan tubuh (unsplash.com/Sander Sammy)

Terkadang pria merasa malas untuk membersihkan diri. Hal-hal higienis seperti mandi, cuci muka setelah tidur, menggunakan deodoran, hingga menggosok gigi terkadang disepelekan pria. Jika tidak dibiasakan, ini bisa membuat wanita merasa jijik lho, Bro. Terkadang aroma tubuh memang tercium lebih lemah di hidung kita daripada hidung orang lain karena kita sudah terbiasa dengan aromanya. Sehingga kita menyepelekan kebersihan tubuh.

Sebaiknya kamu tetap disiplin membersihkan diri dengan rutin mandi, menggosok gigi, mencuci muka, memastikan tidak bau badan, dan menggunakan wewangian jika ingin aroma tubuh lebih wangi. Tak perlu menunggu tubuh terasa kotor dan lengket. Buat jadwal rutin, dan ikuti jadwal tersebut seperti apa pun kondisi tubuh yang kamu rasakan. Karena terkadang kita tidak sadar bahwa tubuh mengeluarkan aroma tidak sedap yang bisa membuat wanita merasa jijik.

Setelah kamu tahu apa saja kebiasaan pria yang membuat wanita jijik, kini kamu bisa memperbaikinya dan menjadi pria yang lebih higienis. Selain untuk menjaga kesehatan, ini juga agar wanita di sekitar kamu tidak merasa ilfeel ya, Bro!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article