Lingkar pertemanan punya pengaruh besar terhadap arah karier seorang pria, sadar atau gak sadar. Cara berpikir, cara bersikap, sampai cara mengambil keputusan sering terbentuk dari obrolan dan kebiasaan bersama teman terdekat. Kalau lingkungan pertemanan kurang sehat, ambisi dan potensi karier bisa tertahan tanpa terasa.
Masalahnya, banyak pria merasa semua teman layak dipertahankan selama masih nyaman dan seru diajak nongkrong. Padahal kenyamanan jangka pendek sering berseberangan dengan pertumbuhan jangka panjang. Memahami kesalahan umum dalam memilih teman bisa jadi langkah awal untuk memperbaiki arah hidup dan karier. Yuk, refleksi bareng soal pertemanan yang diam-diam menghambat langkah ke depan!
