Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
8 Alasan Kenapa Kurma Jadi Makanan Terbaik untuk Buka Puasa
ilustrasi kurma (pexels.com/Zak Chapman)
  • Kurma menjadi pilihan utama untuk berbuka karena mengikuti sunnah Nabi Muhammad SAW sekaligus memiliki nilai simbolik dan keberkahan dalam tradisi Ramadan.
  • Kandungan gula alami, vitamin, mineral, serta serat dalam kurma membantu memulihkan energi, menjaga keseimbangan cairan, dan mengontrol nafsu makan setelah berpuasa.
  • Kurma juga mendukung kesehatan pencernaan dan daya tahan tubuh berkat kandungan serat serta antioksidan yang melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Puasa Ramadan membuat tubuh tidak makan dan minum selama berjam-jam sejak fajar hingga matahari terbenam. Selama periode tersebut, tubuh kehilangan energi dan cairan sehingga membutuhkan asupan yang tepat ketika waktu berbuka tiba. Karena itulah banyak orang dianjurkan untuk memulai buka puasa dengan makanan yang ringan, mudah dicerna, tetapi tetap kaya nutrisi.

Salah satu makanan yang paling sering dipilih adalah kurma, buah manis yang sudah identik dengan tradisi berbuka puasa di berbagai negara Muslim. Tidak hanya karena faktor budaya dan agama, kurma juga terbukti memiliki berbagai manfaat kesehatan yang mendukung pemulihan tubuh setelah berpuasa. Lalu sebenarnya kenapa kurma dianjurkan saat buka puasa dan apa saja manfaat yang bisa kamu rasakan dari buah ini? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

1. Kurma dianjurkan saat buka puasa karena mengikuti sunnah Nabi

ilustrasi kurma (pexels.com/Konevi)

Salah satu alasan utama kenapa kurma dianjurkan saat buka puasa adalah karena mengikuti sunnah Nabi Muhammad SAW. Dalam beberapa hadis disebutkan bahwa Rasulullah terbiasa berbuka puasa dengan beberapa butir kurma sebelum melaksanakan salat Magrib. Kebiasaan ini kemudian diwariskan sebagai tradisi yang terus dilakukan oleh umat Islam di berbagai belahan dunia hingga sekarang.

Selain itu, kurma juga beberapa kali disebutkan dalam Al-Qur’an sebagai buah yang memiliki nilai penting dalam kehidupan masyarakat. Hal ini membuat kurma tidak hanya dianggap sebagai makanan biasa, tetapi juga sebagai simbol keberkahan yang erat dengan ibadah Ramadan. Dengan mengonsumsi kurma saat berbuka, kamu tidak hanya mendapatkan manfaat kesehatan, tetapi juga menjalankan tradisi yang telah dilakukan sejak masa Nabi.

2. Kurma membantu tubuh mengembalikan energi dengan cepat

ilustrasi kurma (pexels.com/khats cassim)

Setelah berpuasa lebih dari 12 jam tanpa makan dan minum, tubuh tentu membutuhkan sumber energi yang bisa segera diproses. Kurma menjadi pilihan yang ideal karena mengandung gula alami seperti glukosa dan fruktosa yang mudah diserap oleh tubuh. Kandungan gula alami ini membantu meningkatkan kadar gula darah secara bertahap sehingga tubuh dapat kembali memperoleh energi yang dibutuhkan.

Tidak seperti makanan berat yang membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna, kurma bisa langsung memberikan efek energi dalam waktu singkat. Itulah sebabnya banyak orang merasa lebih segar hanya dengan mengonsumsi beberapa butir kurma saat berbuka puasa. Dengan cara ini, tubuh dapat pulih secara perlahan sebelum kamu melanjutkan makan dengan menu utama.

3. Kurma mengandung nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh

ilustrasi kurma (pexels.com/khats cassim)

Selain dikenal sebagai sumber energi alami, kurma juga kaya akan berbagai nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Buah ini mengandung vitamin B6, vitamin A, vitamin K, serta mineral penting seperti zat besi, magnesium, dan kalium. Kombinasi nutrisi tersebut membantu tubuh menggantikan sebagian zat yang mungkin berkurang selama berpuasa.

Vitamin dan mineral dalam kurma juga berperan penting dalam menjaga fungsi tubuh tetap optimal. Misalnya, vitamin B6 membantu proses metabolisme energi, sementara zat besi berperan dalam pembentukan sel darah merah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh. Dengan mengonsumsi kurma saat berbuka puasa, kamu dapat membantu tubuh memperoleh nutrisi penting secara praktis dan cepat.

4. Kurma membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh

ilustrasi kurma (pexels.com/Riki Risnandar)

Walaupun dikenal sebagai buah kering, kurma tetap memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh. Buah ini mengandung kalium, yaitu mineral yang berfungsi mengatur keseimbangan elektrolit serta membantu sel-sel tubuh menyerap cairan dengan lebih efektif. Kalium juga berperan penting dalam menjaga fungsi saraf dan otot tetap bekerja dengan baik.

Itulah sebabnya banyak orang dianjurkan untuk berbuka puasa dengan kurma dan segelas air putih. Kombinasi sederhana ini dapat membantu tubuh mengembalikan cairan yang hilang selama berpuasa. Dengan kondisi tubuh yang kembali terhidrasi, rasa lelah, pusing, atau lemas yang sering muncul saat berbuka pun bisa berkurang.

5. Kurma dapat membantu mengganjal perut sebelum makan utama

ilustrasi kurma (pexels.com/khats cassim)

Ketika azan magrib berkumandang, rasa lapar yang muncul setelah seharian berpuasa sering membuat seseorang ingin langsung makan dalam jumlah besar. Padahal, kebiasaan tersebut bisa membuat perut terasa penuh secara tiba-tiba dan menimbulkan rasa tidak nyaman. Mengonsumsi beberapa butir kurma terlebih dahulu bisa menjadi cara yang lebih bijak untuk memulai berbuka.

Kandungan serat dalam kurma membantu memberikan rasa kenyang sementara yang cukup untuk mengganjal perut. Dengan begitu, kamu memiliki waktu untuk menunaikan salat Magrib sebelum melanjutkan makan utama. Cara ini juga membuat proses berbuka terasa lebih nyaman tanpa membuat perut terasa terlalu penuh.

6. Kurma membantu mencegah makan berlebihan saat berbuka

ilustrasi kurma (pexels.com/Kelly)

Rasa lapar yang muncul setelah seharian berpuasa sering membuat seseorang tidak sadar mengonsumsi makanan dalam jumlah berlebihan. Jika hal ini terjadi terus-menerus, bukan tidak mungkin berat badan justru meningkat selama Ramadan. Mengonsumsi kurma terlebih dahulu bisa membantu mengontrol nafsu makan agar tidak terlalu berlebihan.

Serat dalam kurma membantu tubuh merasa lebih cepat kenyang dan memulai proses pencernaan secara perlahan. Ketika tubuh mulai menerima asupan makanan, sinyal kenyang akan muncul sehingga kamu tidak tergoda untuk langsung menyantap makanan berat dalam jumlah besar. Dengan cara ini, pola makan saat berbuka bisa menjadi lebih terkontrol dan sehat.

7. Kurma baik untuk menjaga kesehatan pencernaan

ilustrasi kurma (pexels.com/Adhitya Rizky)

Perubahan pola makan selama Ramadan sering kali memengaruhi sistem pencernaan. Beberapa orang mungkin mengalami sembelit, perut kembung, atau gangguan pencernaan lainnya karena waktu makan yang terbatas. Kurma dapat membantu mengurangi masalah ini karena memiliki kandungan serat yang cukup tinggi.

Serat dalam kurma berfungsi membantu pergerakan makanan di dalam usus sehingga proses pencernaan berjalan lebih lancar. Selain itu, serat juga membantu menjaga keseimbangan bakteri baik di dalam usus yang berperan penting dalam kesehatan sistem pencernaan. Dengan mengonsumsi kurma secara rutin saat berbuka, kamu dapat membantu tubuh menjaga kesehatan saluran cerna selama Ramadan.

8. Kurma mengandung antioksidan yang baik untuk daya tahan tubuh

ilustrasi kurma (pexels.com/Mustafa Akın)

Kurma juga dikenal sebagai buah yang kaya akan antioksidan alami yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Antioksidan berperan penting dalam melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas yang dapat memicu berbagai penyakit. Kandungan ini membuat kurma menjadi salah satu makanan yang baik untuk menjaga kesehatan secara menyeluruh.

Selama menjalani puasa Ramadan, tubuh tetap membutuhkan asupan nutrisi yang mampu menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah lelah atau sakit. Dengan mengonsumsi kurma saat berbuka, kamu dapat membantu tubuh mendapatkan tambahan antioksidan yang mendukung sistem kekebalan tubuh. Hal ini membuat tubuh tetap bugar sehingga ibadah puasa dapat dijalani dengan lebih optimal.

Kurma menjadi salah satu makanan yang paling dianjurkan untuk berbuka puasa karena memiliki kombinasi manfaat agama dan kesehatan. Kandungan gula alami, serat, vitamin, serta mineral di dalamnya membantu tubuh memulihkan energi setelah berpuasa seharian. Jadi, tidak heran jika hingga sekarang banyak orang tetap memilih kurma sebagai menu pertama saat berbuka puasa.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team