Dalam kehidupan sosial, pertemanan sering dianggap sebagai ruang paling aman untuk berbagi cerita, emosi, dan pengalaman hidup tanpa rasa takut dihakimi. Banyak orang menjadikan teman sebagai tempat pulang secara emosional, terutama saat sedang menghadapi tekanan, kegagalan, atau kebingungan dalam hidup. Sayangnya, tidak semua hubungan pertemanan dibangun atas dasar ketulusan dan niat baik yang sama dari kedua belah pihak.
Ada sebagian orang yang hanya menampilkan sikap ramah dan peduli di permukaan, tetapi menyimpan kepentingan tertentu di baliknya. Jika tidak disadari sejak awal, hubungan seperti ini bisa perlahan menguras energi, kepercayaan diri, bahkan kesehatan mental. Berikut beberapa ciri ciri teman yang pura pura baik yang perlu kamu kenali agar tidak terjebak dalam relasi yang terlihat hangat, tetapi sebenarnya melelahkan.
