Secara medis orang bertato boleh mendonorkan darahnya, tetapi harus menunggu sekitar 12 bulan setelah ditato. Hal tersebut merupakan aturan dari PMI untuk memastikan tidak ada virus yang masuk ke tubuh setelah proses pemasangan tato selesai.
Di negara lain peraturannya bisa berbeda. Contohnya, ada beberapa negara atau fasilitas kesehatan yang hanya memberikan jeda waktu sekitar 3—6 bulan setelah kulit ditato. Selain jeda waktu, orang bertato juga harus memastikan bahwa tatonya sudah benar-benar kering dan tak ada luka di kulit. Jika belum kering dan kulit masih memiliki luka pendonoran tak boleh dilakukan.
Jika memaksa melakukan donor tanpa mematuhi semua aturan tersebut, ada beberapa risiko yang bisa muncul. Risiko pertama adalah penularan virus dari pendonor ke orang yang menerima darah. Selain virus, patogen juga bisa menular lewat donor darah. Tenaga medis yang mengambil darah juga khawatir jika tato dibuat di tempat tak resmi yang tidak steril.
Alasan kenapa Ronaldo tidak memiliki tato benar-benar mulia dan menunjukkan kebaikan hatinya. Ronaldo tak hanya peduli dengan dirinya sendiri, tapi juga ingin memberikan kebahagiaan pada orang lain.
Setelah membahas Ronaldo, waktunya mencari tahu lebih dalam mengenai Piala Dunia 2026. Nah, Soccertime IDN Times merupakan tempat terbaik untuk mengakses informasinya.

Kenapa Ronaldo tidak memiliki tato? | Ronaldo tidak memiliki tato karena ia ingin mendonorkan darah secara rutin tanpa harus menunggu hingga berbulan-bulan. Ia juga ingin berbagi kebaikan kepada banyak orang dengan mendonorkan darah. |
Siapa orang pertama yang mendapat donor darah dari Ronaldo? | Orang pertama yang mendapat donor darah dari Ronaldo adalah Gustavo Martins. Ia adalah anak dari rekan satu timnya, yaitu Carlos Martins. |
Apakah tato bisa berefek pada orang penerima donor darah? | Tato bisa berefek pada orang penerima donor darah jika tidak menunggu 3-12 bulan setelah pertama kali dibuat. Efeknya juga beragam, mulai dari penyebaran patogen hingga virus. |