ilustrasi pria main hp (pexels.com/Ketut Subiyanto)
Ini hampir sama dengan poin nomor 4, hanya lebih buruk. Bayangkan kamu adalah orang asing di kehidupan gebetan dan tahu-tahu nomor kamu muncul di aplikasi chatting-nya dan kamu segera mengajaknya kencan. Apa yang terlintas dalam pikirannya? Takut, khawatir, was-was, syukurlah bila kamu tidak dianggap sebagai penguntit karena dia pikir dia tidak akan memberi kamu nomornya.
Jika kamu terburu-buru mengajaknya kencan di awal obrolan saat dia tidak tertarik, bersiaplah untuk menerima penolakan demi penolakan. Jika kamu terus menekan, dia akan menghalangi kamu dan kehilangan kesempatan untuk mendekatinya. Jika kamu telah menghilangkan kesalahan di atas dan berhasil membuatnya tertarik pada kamu, saatnya untuk mengajaknya berkencan!
Toh, chatting hanyalah jembatan untuk saling mengenal. Bertemu atau berkencan sangatlah penting karena saat itulah kamu bisa mengenalnya lebih dalam. Tetap semangat untuk mencoba.
Kenapa chatting bisa menentukan keberhasilan PDKT? | Karena dari chatting, gebetan menilai kepribadian, cara komunikasi, dan ketertarikan kamu sebelum bertemu langsung. |
Apa kesalahan chatting yang paling bikin gebetan ilfeel? | Seperti terlalu alay, bertanya berlebihan, atau terlalu cepat merayu dan mengajak kencan saat belum ada kedekatan. |
Kenapa foto profil berpengaruh saat chatting? | Foto profil memberi kesan pertama. Jika terlihat tidak dewasa atau kurang jelas, gebetan bisa langsung kehilangan ketertarikan. |
Apakah terlalu sering merayu itu buruk saat PDKT? | Ya, jika dilakukan terlalu cepat atau berlebihan, justru bisa membuat gebetan merasa risih dan menjauh. |
Kapan waktu yang tepat mengajak gebetan kencan? | Saat sudah ada ketertarikan dan komunikasi berjalan nyaman, bukan di awal obrolan ketika hubungan masih asing. |