Ilustrasi belanja di supermarket (pexels.com/ali Shot80)
Saat memutuskan untuk memanjakan mata menuju pusat perbelanjaan, pastikan memiliki batasan waktu. Berkeliling dari lantai dasar hingga lantai tertinggi memang seolah menyenangkan. Namun, risikonya adalah banyak hal yang akan dilalui, banyak hal juga yang rasanya ingin dimiliki.
Menghabiskan waktu dengan melakukan scroll pada marketplace tertentu juga dapat menyebabkan khilaf yang tak diinginkan. Tanpa sadar, muncul barang menarik sesuai selera yang menimbulkan rasa penasaran untuk mengetahui lebih lanjut hingga berakhir masuk keranjang belanja.
Sebisa mungkin untuk menghindari lima poin tersebut, ya. Di tengah keadaan ekonomi sekarang, ada baiknya kita mulai sadar akan pentingnya mengelola keuangan dengan baik. Suatu saat jika terjadi hal secara mendadak, kita masih memiliki simpanan. Yuk, mulai belanja secara sadar agar tidak keblabasan dan mulai menabung untuk simpanan di masa depan.
Kondisi apa saja yang sebaiknya dihindari saat berbelanja? | Hindari berbelanja dalam kondisi lapar, karena saat perut kosong kamu cenderung membeli lebih banyak barang yang tidak direncanakan. |
Apakah penting menghindari belanja saat emosi? | Ya. Belanja saat emosi seperti marah atau sedih bisa membuat kamu membuat keputusan impulsif dan mengeluarkan uang lebih banyak dari anggaran. |
Perlukah menghindari berbelanja dengan anak kecil? | Iya. Berbelanja bersama anak kecil bisa membuat kamu lebih mudah tergoda membeli barang yang tidak perlu karena mereka minta dibelikan. |
Apakah belanja di tempat ramai perlu dihindari? | Benar. Belanja di tempat yang sangat ramai bisa membuat kamu stres, tergesa-gesa, dan kurang fokus memilih barang sesuai kebutuhan. |
Kenapa sebaiknya tidak berbelanja tanpa daftar belanja? | Tanpa daftar belanja, kamu berisiko lupa prioritas dan membeli barang impulsif, sehingga anggaran lebih cepat habis dan pengeluaran jadi tidak efisien. |