Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Mencari Pace Terbaik Bareng PUMA Deviate 4 di Planet Sports Run 2026

Atlet PUMA Indonesia Yad Hapizudin menggunakan PUMA Fast-R NITROTM Elite 3 berhasil meraih podium kedua kategori 10K Pria dengan catatan waktu 31:47 pada Planet Sports Run 2026.
Atlet PUMA Indonesia Yad Hapizudin menggunakan PUMA Fast-R NITROTM Elite 3 berhasil meraih podium kedua kategori 10K Pria dengan catatan waktu 31:47 pada Planet Sports Run 2026. (dok. PUMA Indonesia)
Intinya sih...
  • Latihan yang mengubah lari menjadi percakapanSesi latihan membantu pelari menemukan ritme terbaik sebelum race day, menjadikan lari seperti percakapan antara tubuh dan jalanan.
  • Langkah pertama dengan PUMA Deviate 4Sepatu ringan dengan bantalan NITRO Foam yang memberi rasa stabil dan membantu menjaga ritme tetap hidup.
  • Stabilitas yang terasa saat tubuh mulai lelahPWRPLATE membantu stabilitas dan efisiensi langkah di berbagai pace, sementara Outsole PUMAGRIP memberikan cengkeraman kuat.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Beberapa kemenangan dimulai jauh sebelum garis start terlihat. Bukan di tengah sorak penonton, melainkan di momen latihan yang penuh keringat, di napas yang belajar stabil, dan di langkah yang pelan-pelan menemukan ritmenya sendiri. Menjelang Planet Sports Run 2026 yang berlangsung Minggu (15/2/2026), PUMA Indonesia memilih untuk merayakan race jauh sebelumnya dengan mengajak komunitas, influencer, dan jurnalis berlatih bersama.

Di sanalah pertama kali sepatu Puma Deviate 4 diperkenalkan. Bukan di rak toko, bukan di studio foto, tetapi langsung di lintasan. Cara terbaik mengenal sepatu lari memang selalu lewat langkah pertama.


1. Latihan yang mengubah lari menjadi percakapan

Atlet PUMA Indonesia Irma Handayani menggunakan PUMA Fast-R NITROTM Elite 3 berhasil meraih podium pertama kategori Half Marathon Wanita dengan catatan waktu 01:26:05 pada Planet Sports Run 2026
Atlet PUMA Indonesia Irma Handayani menggunakan PUMA Fast-R NITROTM Elite 3 berhasil meraih podium pertama kategori Half Marathon Wanita dengan catatan waktu 01:26:05 pada Planet Sports Run 2026. (dok. PUMA Indonesia)

Sesi latihan yang berlangsung sejak Desember 2025 ini terasa seperti ruang bertemu banyak cerita. Ada yang mengejar personal best, ada yang sekadar ingin kembali konsisten berlari. Namun perlahan, semuanya menemukan ritme bersama.

Latihan ini pun dirancang untuk membantu pelari membangun performa secara bertahap dan konsisten. Dengan pendekatan latihan terstruktur membantu pelari menemukan ritme terbaik sebelum race day. Lari pun tidak lagi terasa seperti tugas, melainkan ibarat percakapan antara tubuh dan jalanan.

2. Langkah pertama dengan PUMA Deviate 4

Planet Sports Run 2026 di ICE BSD City
Planet Sports Run 2026 di ICE BSD City. 15 Februari 2026. (IDN Times/M. Tarmizi Murdianto)

Kesan pertama saat mengenakan Deviate 4 adalah ringan, seringan hampir seperti kaki diberi ruang bernapas lebih luas. Namun yang lebih penting, sepatu ini memberi rasa stabil, bahkan ketika pace berubah.

Bantalan NITRO Foam terasa memantulkan energi langkah, membuat lari terasa lebih efisien. Bukan dorongan agresif, melainkan bantuan halus yang menjaga ritme tetap hidup.

"Saya merasakan sepatu ini mampu menjaga ritme, bahkan ketika pace berubah. Sensasinya seperti memiliki “penjaga keseimbangan” di kaki, membantu tubuh tetap efisien tanpa terasa dipaksa," ungkap penulis usai mencoba mengenakan PUMA Deviate 4 di lintasan saat salah satu sesi latihan.

3. Stabilitas yang terasa saat tubuh mulai lelah

Booth PUMA Indonesia di Planet Sports Run 2026. 15 Februari 2026
Booth PUMA Indonesia di Planet Sports Run 2026. 15 Februari 2026. (IDN Times/M. Tarmizi Murdianto)

Di kilometer berikutnya, saat napas mulai berat, terasa peran PWRPLATE, teknologi yang dimiliki PUMA Deviate 4. Transisi langkah terasa lebih mulus dan kaki seperti diarahkan tetap efisien.

Fitur tersebut dirancang untuk membantu stabilitas dan efisiensi langkah di berbagai pace. Sepatu ini tidak terasa memaksa cepat, tetapi membantu tetap konsisten.

“Sepatu ini dibuat untuk mendukung performa progresif, bukan hanya saat lomba, tetapi juga sepanjang proses latihan,” demikian salah satu poin yang disampaikan tim PUMA.

4. Traksi, napas, dan kenyamanan yang bertahan

Antusias para peserta Planet Sports Run 2026 pada booth PUMA Indonesia
Antusias para peserta Planet Sports Run 2026 pada booth PUMA Indonesia. (dok. PUMA Indonesia)

Outsole PUMAGRIP memberikan cengkeraman kuat, sementara engineered mesh upper menjaga kaki tetap sejuk. Kombinasi ini membuat sepatu terasa aman sekaligus nyaman, bahkan saat latihan berlangsung cukup lama.

Hal-hal kecil seperti ini sering kali menentukan apakah lari terasa menyenangkan atau justru melelahkan secara mental. Bukan hanya faktor latihan, gear yang memadai juga menjadi salah satu alasan olahraga lari terasa memuaskan.

5. Ketika sepatu lari juga bicara soal gaya

Planet Sports Run 2026 di ICE BSD City
Planet Sports Run 2026 di ICE BSD City. 15 Februari 2026. (IDN Times/M. Tarmizi Murdianto)

Menariknya, Deviate 4 tidak hanya terasa performatif, tetapi juga punya tampilan simpel yang kuat secara visual. Dalam lanskap lari urban saat ini, pelari juga memikirkan gaya.

Bukan sekadar demi tren, tetapi karena olahraga kini menjadi bagian dari identitas diri. Oleh karenanya, sepatu ini terasa bisa menyeberang dari lintasan ke keseharian, tanpa kehilangan karakter performanya.

6. Dari latihan menuju podium

Atlet PUMA Indonesia Sardyanus Sanam berhasil meraih podium ketiga kategori Half Marathon Pria dengan waktu 01:15:16. Performanya dalam Planet Sports Run 2026 didukung dengan sepatu PUMA Deviate NitroTM 3
Atlet PUMA Indonesia Sardyanus Sanam berhasil meraih podium ketiga kategori Half Marathon Pria dengan waktu 01:15:16. Performanya dalam Planet Sports Run 2026 didukung dengan sepatu PUMA Deviate NitroTM 3. (dok. PUMA Indonesia)

Melihat hasil akhir di Planet Sports Run 2026, di mana banyak atlet binaan PUMA berhasil naik podium, membuat kesadaran muncul bahwa performa terbaik jarang lahir dari keberuntungan. Ia lahir dari latihan yang konsisten, komunitas yang mendukung, dan perlengkapan yang membantu tubuh bekerja lebih efisien.

Sesi latihan yang digelar oleh PUMA Indonesia pun bukan hanya persiapan lomba, tetapi bagian dari perjalanan menjadi pelari yang lebih kuat. Pada akhirnya, pengalaman berlari bukan hanya soal waktu tempuh atau posisi finis, tetapi perjalanan menemukan ritme diri dan kadang, sepatu yang tepat bisa membantu kita menemukannya lebih cepat.

PUMA Deviate 4 bukan sekadar sepatu baru. Ia terasa seperti pengingat bahwa setiap langkah kecil di masa latihan punya arti besar di hari lomba. Mungkin, di situlah makna sebenarnya dari berlari: bukan sekadar menuju garis finis, tetapi menuju versi diri yang lebih baik.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Wahyu Kurniawan
EditorWahyu Kurniawan
Follow Us

Latest in Men

See More

Di Balik Langkah PUMA Indonesia Menuju Podium Planet Sports Run 2026

16 Feb 2026, 10:31 WIBMen