ilustrasi struk belanja (pexels.com/supersizer)
Setiap rekening biasanya punya biaya admin, saldo minimum, dan risiko lupa terpakai. Uang jadi tersebar kecil-kecil dan sulit berkembang. Bahkan ada yang lupa punya saldo di beberapa akun.
Selain itu, monitoring jadi melelahkan. Alih-alih rapi, keuangan malah tidak terkontrol. Fokus pada sedikit rekening yang produktif jauh lebih sehat.
Pada akhirnya, keamanan finansial tidak ditentukan oleh seberapa banyak rekening yang kamu punya, melainkan seberapa disiplin kamu mengelola uang di dalamnya. Banyak rekening tanpa perencanaan justru bisa membuat pengeluaran makin kabur dan tujuan keuangan sulit tercapai. Yang benar-benar penting adalah kebiasaan menabung, mengatur cash flow, dan berinvestasi secara konsisten.
Memiliki beberapa rekening strategis memang bisa membantu jika fungsinya jelas dan terkontrol. Namun, kesederhanaan sering kali jauh lebih efektif untuk membangun kestabilan finansial jangka panjang. Ingat, keuangan sehat bukan soal terlihat rapi di aplikasi bank, tapi soal uang bekerja dengan optimal untuk masa depanmu.