Di awal karier, banyak pria dihadapkan pada dilema klasik: beli motor dulu yang lebih murah dan praktis, atau langsung ambil mobil demi kenyamanan dan gengsi. Sekilas terlihat seperti keputusan sederhana, tapi dampaknya bisa panjang ke kondisi finansial. Salah langkah sedikit saja bisa bikin pengeluaran bulanan terasa berat bertahun-tahun.
Masalahnya, banyak keputusan ini diambil pakai emosi, bukan perhitungan realistis. Ada yang maksa kredit mobil demi terlihat mapan, ada juga yang terlalu lama menunda upgrade kendaraan padahal kebutuhan sudah berubah. Supaya tidak terjebak di kesalahan umum, yuk bahas dengan logis.
