Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Cara Mendeteksi Kerusakan Kaki-kaki Mobil Melalui Getaran di Setir

ilustrasi menyetir mobil
ilustrasi menyetir mobil (pexels.com/Cameron Yartz)

Getaran di stir sering dianggap sepele, apalagi kalau mobil masih bisa jalan normal. Banyak orang berpikir itu cuma efek jalan rusak atau ban yang kurang angin.

Padahal dalam banyak kasus, getaran adalah “sinyal minta tolong” dari kaki-kaki mobil yang mulai bermasalah. Kalau kamu peka sejak awal, kerusakan bisa dicegah sebelum jadi mahal dan berbahaya.

1. Getaran muncul di kecepatan tertentu saja

ilustrasi sunroof mobil
ilustrasi sunroof mobil (pexels.com/Karola G)

Kalau stir mulai bergetar saat mobil melaju di kisaran 60–90 km/jam, biasanya masalah berasal dari ban atau velg. Ban yang tidak seimbang atau velg sedikit peyang sering jadi biang keladi utama.

Namun jangan langsung menyalahkan ban saja. Getaran di kecepatan tertentu juga bisa muncul akibat komponen kaki-kaki yang mulai longgar, seperti tie rod atau ball joint yang sudah aus perlahan.

2. Stir bergetar makin parah saat direm

ilustrasi menyetir mobil
ilustrasi menyetir mobil (pexels.com/Elina Sozonova)

Kalau getaran terasa lebih kuat saat kamu menginjak rem, ini bisa jadi tanda cakram rem tidak rata. Kondisi ini sering disebut cakram bergelombang akibat panas berlebih atau usia pakai yang lama.

Tapi kaki-kaki juga tetap perlu dicurigai. Komponen yang longgar membuat tekanan rem tidak tersalur stabil, sehingga getaran terasa sampai ke stir dan bodi mobil.

3. Mobil terasa limbung dan tidak presisi

ilustrasi menyetir mobil di tanjakan
ilustrasi menyetir mobil (pexels.com/Atlantic Ambience)

Saat stir terasa bergetar sambil mobil agak “ngambang” di jalan lurus, ini tanda sistem suspensi mulai lemah. Shockbreaker yang sudah lelah membuat ban tidak menempel sempurna ke aspal.

Akibatnya, setiap permukaan jalan yang tidak rata langsung diteruskan ke stir. Getaran kecil berubah jadi terasa besar karena peredaman sudah tidak optimal.

4. Bunyi kecil disertai getaran saat belok

ilustrasi sunroof mobil
ilustrasi sunroof mobil (pexels.com/Hassan Oajbir)

Kalau saat belok kamu merasakan getaran ringan dibarengi bunyi kletek atau geduk halus, biasanya masalah ada di ball joint atau tie rod end. Komponen ini bekerja keras saat roda berputar arah.

Begitu mulai aus, sambungan jadi longgar dan tidak presisi lagi. Getaran pun muncul sebagai efek samping dari gerakan roda yang tidak stabil.

5. Stir terasa bergetar meski jalan mulus

ilustrasi sunroof mobil
ilustrasi sunroof mobil (pexels.com/Gustavo Fring)

Di jalan tol yang halus seharusnya stir terasa stabil. Kalau tetap ada getaran, ini hampir pasti bukan faktor jalan, tapi masalah teknis pada kaki-kaki atau sistem roda.

Bisa jadi karena wheel alignment yang sudah berantakan, bushing arm retak, atau dudukan suspensi mulai aus. Semuanya membuat roda tidak lurus sempurna saat berputar.

Getaran di stir bukan sekadar gangguan kenyamanan, tapi tanda awal kerusakan yang bisa berujung bahaya. Semakin lama dibiarkan, komponen lain ikut rusak dan biaya perbaikan makin membengkak.

Kalau kamu mulai merasakan getaran yang tidak biasa, segera cek kaki-kaki mobil sebelum terlambat. Ingat, mobil yang stabil bukan cuma bikin nyaman, tapi juga jauh lebih aman buat kamu dan penumpang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Dwi Agustiar
EditorDwi Agustiar
Follow Us

Latest in Automotive

See More

Cara Mendeteksi Kerusakan Kaki-kaki Mobil Melalui Getaran di Setir

01 Feb 2026, 21:05 WIBAutomotive