ilustrasi menikah (unsplash.com/Nathan Dumlao)
"Wah jomblo terus nih", "Kapan nih mau nikah?", dan "Gak bosan jomblo terus?". Itulah beberapa pertanyaan yang sering dilontarkan seseorang ketika bukber. Padahal, pertanyaan tersebut bisa jadi menyindir orang lain, meskipun bagi penanya biasa-biasa saja.
Untuk itu, kamu masih bisa kok menggantinya dengan pertanyaan lain, misalnya, "Eh lagi sibuk apa nih?" atau "Punya aktivitas apa nih, sharing dong?"
Demikian pertanyaan basa basi yang sebaiknya dihindari saat bukber di bulan Ramadan. Jangan sampai, tujuan silaturahmi bukber ternoda karena kamu menyinggung teman-temanmu lewat pertanyaan yang kurang pas. Selamat bukber!
Pertanyaan apa yang sebaiknya dihindari saat buka bersama? | Hindari pertanyaan yang bersifat terlalu pribadi, seperti menanyakan hubungan percintaan terkini, gaji, atau masalah keluarga yang bisa membuat suasana menjadi canggung. |
Kenapa tidak boleh menanyakan masalah pribadi saat bukber? | Karena suasana bukber adalah ajang kumpul yang santai, bukan forum diskusi masalah pribadi; pertanyaan sensitif bisa membuat orang lain merasa tidak nyaman. |
Apakah menanyakan rencana masa depan orang lain saat bukber tidak sopan? | Ya. Menanyakan rencana pribadi seperti kapan nikah atau naik jabatan, terutama kepada yang tidak terlalu dekat, bisa dianggap kurang sensitif dan membuat suasana kurang enak. |
Perlukah menghindari komentar tentang penampilan orang lain saat bukber? | Iya. Komentar yang berlebihan mengenai penampilan atau perubahan fisik orang lain bisa membuat mereka merasa tidak nyaman, jadi sebaiknya dihindari saat bukber. |
Bagaimana cara menjaga percakapan tetap nyaman saat bukber? | Fokuslah pada topik yang netral dan ringan, seperti makanan, hobi, atau pengalaman seru bersama, sehingga suasana tetap hangat dan menyenangkan. |