Teach First Indonesia: Bangun Pemimpin Masa Depan dari Ruang Kelas

- TFI membuka program fellowship untuk mengembangkan pemimpin muda
- Fellowship TFI akan ditempatkan di daerah dengan kebutuhan tinggi
- Pendaftaran program fellowship dibuka mulai 14 Januari 2026
Mengawali tahun baru, Teach First Indonesia (TFI) resmi diluncurkan sebagai organisasi nirlaba yang berfokus untuk memperluas akses pendidikan berkualitas di seluruh Indonesia. Bersamaan dengan peluncuran ini, TFI membuka program fellowship atau program Pengembangan Kepemimpinan yang menempatkan calon pemimpin muda untuk mengajar di sekolah-sekolah dengan kebutuhan tinggi selama dua tahun, sekaligus menciptakan dampak nyata melalui pendidikan.
“Visi kami adalah memastikan agar setiap murid di Indonesia mendapatkan pembelajaran yang berkualitas dan memiliki guru yang percaya pada potensi mereka,” ujar Cara Riantoputra, CEO Teach First Indonesia dalam keterangan resminya.
1. Jalur kepemimpinan yang dimulai dari ruang kelas

Melalui program ini, TFI merekrut dan mengembangkan para pemimpin muda yang memiliki potensi besar untuk menjadi pengajar berkualitas selama dua tahun di sekolah-sekolah yang membutuhkan dukungan. Terinspirasi oleh Teach For All, sebuah jaringan global yang hadir di 63 negara, pendekatan TFI percaya bahwa kepemimpinan yang berkualitas dibangun melalui pelayanan nyata.
“Kami percaya bahwa kepemimpinan yang lahir dari pengalaman melayani secara langsung akan menciptakan perubahan yang berkelanjutan. Ketika para pemimpin muda memulai perjalanannya di ruang kelas, mereka tidak hanya mengembangkan keterampilan teknis, tetapi juga berbagai perspektif, rasa empati, ketekunan, dan rasa tanggung jawab yang besar. Ini merupakan nilai-nilai yang akan membentuk kontribusi mereka bagi Indonesia sepanjang perjalanan karir mereka di masa depan,” jelas Cara.
Di awal program, para fellow dibekali pelatihan intensif sebelum penempatan dengan standar pelatihan berkualitas global. Pelatihan ini mempersiapkan mereka untuk mengajar di kelas serta bekerja sama dengan guru, sekolah, dan komunitas setempat. Selama masa pengabdian dua tahun, para Fellow juga akan mendapatkan mentorship, akses ke jejaring profesional, serta peluang pengembangan karier yang mendukung pertumbuhan pribadi dan aspirasi profesional mereka ke depannya.
"Yang membedakan program Fellowship TFI adalah adanya komitmen jangka panjang bagi para fellow, bahkan setelah masa mengajar berakhir. Setelah menyelesaikan pengabdian di daerah dengan kebutuhan tinggi," kata Cara.
Fellow akan menjadi bagian dari jaringan alumni secara global yang memiliki nilai empati, kerendahan hati, serta pemahaman mendalam tentang tantangan pendidikan di Indonesia melalui pengalaman nyata yang telah mereka lewati dalam menghadapi ketimpangan sosial dan melayani kelompok masyarakat yang membutuhkan.
"Jaringan ini nantinya akan terus mendukung para pemimpin muda untuk menciptakan dampak lintas sektor yang tidak hanya terbatas pada ruang kelas," katanya.
2. Sebuah maraton untuk memperkuat ekosistem pendidikan Indonesia

Angkatan pertama program Fellowship akan ditempatkan di dua daerah awal, termasuk Kota Serang, di mana Teach First Indonesia telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan pemerintah daerah pada Desember 2025.
Kemitraan ini mencerminkan komitmen bersama untuk menjawab tantangan pendidikan secara sistemik, dengan memperkuat kualitas pengajaran langsung di tingkat kelas.
"Ke depannya, TFI bercita-cita dapat melahirkan ribuan pemimpin yang berempati, berkualitas, dan berkomitmen untuk mendorong keadilan dalam pendidikan, terutama di wilayah-wilayah dengan kebutuhan paling tinggi di Indonesia," ujar Cara.
3. Mengajak pemimpin muda untuk mengabdi

Pendaftaran untuk angkatan pertama program fellowship dibuka mulai 14 Januari 2026, dengan penempatan untuk kegiatan belajar-mengajar dimulai pada Juli 2026. Program ini merupakan program penuh waktu, akan menerima insentif yang kompetitif, dan terbuka bagi lulusan baru maupun profesional muda dari berbagai latar belakang pendidikan yang ingin memberikan dampak nyata di sekolah-sekolah dengan kebutuhan tinggi, sekaligus mengembangkan keterampilan kepemimpinan yang nantinya akan bermanfaat di berbagai bidang karier.
“Berbagai studi menunjukkan bahwa saat ini Gen Z mencari pekerjaan yang bermakna. Program kami hadir sebagai respon langsung terhadap kebutuhan ini, memberikan kesempatan untuk bekerja sekaligus menciptakan perubahan yang nyata. Dengan mengajar, para Fellow memberikan kontribusi langsung pada anak-anak, sekaligus membangun jiwa kepemimpinan yang penting di setiap industri,” ujar Cara.
Di bulan Januari dan Februari, calon peserta dapat mengikuti sesi informasi untuk mengenal lebih jauh program fellowship TFI melalui roadshow kampus yang akan diselenggarakan di Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, serta beberapa universitas lainnya. Untuk informasi dan pembaruan terbaru, kamu bisa ikuti @teachfirstindonesia di media sosial.


















