Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi pria merenung
ilustrasi pria merenung (pexels.com/Иван Лемехов)

Intinya sih...

  • INFP Cowok: Merasa kesepian karena ikatan emosional penting, butuh sentuhan nyata untuk validasi cinta.

  • ESFJ Cowok: Kehilangan ritme hubungan dan merasa sepi, mudah menyerah jika jarak terasa menyakitkan.

  • ENFJ Cowok: Hati terasa hampa tanpa kedekatan langsung, rentan merasa sendirian dan sulit menjaga api cinta tetap menyala.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Menjalani hubungan jarak jauh memang bukan hal mudah, apalagi untuk beberapa tipe kepribadian MBTI tertentu. Ada tipe cowok yang kelihatan tegar dan santai, namun sebenarnya rapuh ketika harus hidup jauh dari sosok yang dicintai. Mereka merasa hubungan harus dijalankan dengan kedekatan nyata, bukan hanya lewat chat, video call, atau pesan suara tanpa tatap muka langsung. Perasaan kosong sering muncul ketika momen sehari-hari gak bisa dibagi secara nyata.

Beberapa tipe MBTI punya kecenderungan emosional yang kuat dan sensitif, sehingga jarak terasa seperti tembok besar yang melelahkan. Mereka membutuhkan kehadiran fisik untuk merasakan rasa aman dalam hubungan. Kalau harus LDR, hati mereka terus terasa gelisah dan mudah takut kehilangan. Yuk, coba kenali tipe-tipe yang paling gak betah LDR dan mungkin bisa jadi refleksi bareng menuju hubungan yang lebih sehat, yuk coba pahami bersama dan move bareng bareng menuju cinta yang lebih hangat.

1. INFP

ilustrasi pria merenung (pexels.com/cottonbro studio)

Cowok INFP dikenal sebagai pribadi yang romantis, idealis, dan memaknai hubungan secara mendalam. Mereka mencintai dengan sungguh dan selalu berharap hubungan berjalan harmonis. Saat menjalani LDR, mereka mudah merasa kesepian karena ikatan emosional merupakan sumber energi terbesar dalam hubungan. Mereka membutuhkan sentuhan nyata untuk memahami bahwa cinta berjalan dengan arah yang tepat.

Ketika jarak memisahkan, INFP sering menyimpan banyak rasa cemas di dalam kepala. Mereka membayangkan berbagai kemungkinan buruk dan susah menenangkan diri tanpa pelukan atau tatapan langsung dari pasangan. Untuk INFP, kehangatan fisik adalah bentuk validasi paling penting. Itulah alasan mereka cenderung gagal bertahan lama dalam LDR dan cepat merasa kelelahan secara emosional.

2. ESFJ

ilustrasi pria merenung (pexels.com/cottonbro studio)

Cowok ESFJ adalah pribadi yang penuh perhatian dan sangat peduli terhadap hubungan. Mereka butuh rutinitas komunikasi yang konsisten untuk merasa tenang. Ketika situasi jarak jauh menghambat interaksi nyata, ESFJ bisa merasa hubungan jadi dingin. Mereka merasa kehilangan ritme yang selama ini menjaga hubungan tetap stabil.

Rasa sepi sering menguasai ESFJ ketika momen penting gak bisa dirayakan bareng. Mereka merasa terpukul kalau pasangan terlihat kurang memberikan respons yang sama hangatnya. Dalam LDR, mereka sering kali merasa seperti berjalan sendiri tanpa pegangan yang kokoh. Karena itu, mereka jadi tipe cowok yang paling gampang menyerah jika jarak mulai terasa menyakitkan.

3. ENFJ

ilustrasi pria sendirian (pexels.com/cottonbro studio)

Cowok ENFJ memiliki rasa empati yang tinggi dan selalu berusaha membangun hubungan yang harmonis. Mereka membutuhkan kedekatan langsung untuk memastikan pasangan merasa dicintai. Ketika LDR memaksa mereka berinteraksi tanpa sentuhan nyata, hati ENFJ terasa hampa. Mereka takut kehilangan arah dan tujuan dalam hubungan.

Mereka pun mudah khawatir ketika komunikasi terasa menurun. Pikiran negatif mulai muncul dan membuat hati gak tenang. Tanpa kontak fisik, ENFJ merasa sulit menjaga api cinta tetap menyala. Itulah sebabnya mereka termasuk tipe yang paling rentan merasa sendirian ketika menjalani hubungan jarak jauh.

4. ENFP

ilustrasi pria sendirian (pexels.com/cottonbro studio)

Cowok ENFP punya energi dan kehangatan yang besar dalam hubungan. Mereka suka berbagi momen dan cerita langsung dengan pasangan. Untuk ENFP, rasa kedekatan paling nyata terasa lewat tawa bareng, perjalanan spontan, atau sekadar ngobrol sambil menatap mata. Ketika LDR memisahkan ruang itu, perasaan hampa terasa sangat berat.

Mereka cenderung mudah kehilangan fokus dan merasa semua terasa hambar tanpa kehadiran sosok yang mereka cintai. Rasa rindu yang terus menumpuk membuat ENFP sulit berfungsi dengan baik. Hubungan jarak jauh sering jadi beban emosional yang menguras energi mereka. Karena itu, ENFP sering merasa tersiksa dan gak betah bertahan terlalu lama dalam kondisi LDR.

5. ISFJ

ilustrasi sendirian (freepik.com/freepik)

Cowok ISFJ adalah sosok setia yang memaknai hubungan dengan serius. Mereka percaya hubungan berjalan baik ketika bisa hadir dan menemani secara langsung. Ketika jarak memisahkan, mereka merasa kehilangan peran penting dalam hidup pasangan. Rasa cemas perlahan naik dan membuat hati terasa berat.

ISFJ sering merasa gak berguna ketika gak bisa melindungi atau membantu pasangan secara nyata. Kebiasaan memendam perasaan membuat mereka semakin merasa sendirian dalam hubungan jarak jauh. Ketika waktu terasa dingin dan lama, hati mereka pun mudah goyah. LDR menjadi proses yang penuh rasa sakit untuk ISFJ.

LDR memang gak selalu gagal, tapi beberapa tipe MBTI punya kebutuhan emosional yang jauh lebih intens daripada yang lain. Mereka butuh kehadiran fisik sebagai cara mencintai dan dicintai, bukan hanya kata manis lewat layar. Untuk mereka, jarak adalah tantangan besar yang sering melelahkan hati dan pikiran.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team