3 musisi Malaysia rilis single "Yang Tinggal" (Dok. Icon Records)
Proyek “Yang Tinggal” mulai digagas pada pertengahan 2025 melalui diskusi antara Zizi Kirana dan Direktur Icon Records, Iman Tang. Kala itu, Malique dan Tripdisz telah menyelesaikan sebuah komposisi yang terinspirasi dari tragedi kemanusiaan yang terus berlangsung di Palestina. Lagu tersebut membutuhkan sosok penyanyi dengan kemampuan vokal yang kuat sekaligus mampu menghadirkan nuansa emosional dan sentuhan musikal Timur Tengah. Nama Yasin Sulaiman pun menjadi pilihan utama.
"Proses kolaborasi ini tidak berjalan mudah. Saat itu Yasin sedang menjalani perawatan dan tinggal di Hospital Bahagia. Setelah melalui koordinasi intensif bersama pihak rumah sakit dan otoritas terkait, izin akhirnya diberikan sehingga proses produksi dapat dilaksanakan," ujar Iman Tang selaku Direktur Icon Records.
Salah satu kisah paling menyentuh dari proyek ini adalah ketika seluruh peralatan rekaman profesional dibawa langsung oleh Tripdisz ke Hospital Bahagia agar Yasin dapat merekam bagian vokalnya. Momen tersebut kemudian menjadi perhatian publik setelah foto-foto kunjungan Malique kepada Yasin saat proses rekaman beredar luas di media sosial. Banyak warganet yang mengapresiasi persahabatan, rasa hormat, dan loyalitas yang tetap terjalin diantara keduanya selama bertahun-tahun.
Di sisi lain, Zizi Kirana juga menciptakan cerita yang tak kalah mengharukan. Sebagian vokalnya direkam ketika dirinya tengah mengikuti misi flotila kemanusiaan. Setelah kembali ke Malaysia, Zizi menyelesaikan proses rekaman akhir di Qarma Studio bersama Tripdisz, sehingga kualitas produksi tetap maksimal tanpa menghilangkan emosi yang telah terekam sejak awal perjalanan.