Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
6 Cara Ampuh Mengatasi Bau Badan karena Keringat, Efektif!
ilustrasi bau badan (pexels.com/cottonbro studio)
  • Bau badan muncul akibat keringat bercampur bakteri di kulit, terutama saat cuaca panas atau aktivitas berat, sehingga penting menjaga kebersihan tubuh agar tetap segar.
  • Langkah efektif meliputi mandi rutin, memakai deodoran atau antiperspirant, mengatur pola makan, serta memilih pakaian berbahan katun yang mudah menyerap keringat.
  • Cuka putih dan baking soda dapat digunakan untuk merendam pakaian berbau keringat karena mampu menetralkan senyawa penyebab aroma tidak sedap secara alami.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bau keringat sering kali menjadi masalah yang mengganggu kenyamanan dan menurunkan rasa percaya diri ketika beraktivitas. Meskipun berkeringat merupakan proses alami tubuh untuk mengatur suhu, namun keringat yang bercampur dengan bakteri di permukaan kulit dapat menimbulkan aroma tidak sedap yang dikenal sebagai bau badan. Kondisi ini bisa dialami oleh siapa saja, terutama saat cuaca panas atau setelah melakukan aktivitas fisik yang intens.

Untungnya, ada berbagai cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi bau keringat dan menjaga tubuh tetap segar sepanjang hari. Mulai dari menjaga kebersihan tubuh, memilih produk perawatan yang tepat, mengatur pola makan, hingga merawat pakaian dengan benar, semua langkah tersebut secara efektif dapat membantu mencegah munculnya bau badan. Nah, berikut ini beberapa tips untuk menghilangkan bau keringat yang bisa kamu terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Apa saja tipsnya? Yuk, simak lengkapnya di bawah ini.

1. Mandi secara teratur, minimal dua kali sehari

ilustrasi mandi secara teratur (pexels.com/Sergey Torbik)

Mandi secara teratur dan menyeluruh merupakan langkah sederhana dan utama yang sangat efektif untuk mengatasi bau keringat. Ketika tubuh berkeringat, bakteri yang hidup di permukaan kulit akan memecah keringat dan menghasilkan aroma tidak sedap. Karena itu, mandi setiap hari dapat membantu membersihkan kotoran, minyak, serta bakteri yang menumpuk sehingga tubuh tetap segar. 

Apalagi ketika kamu selesai berolahraga atau melakukan aktivitas fisik yang berat, sebaiknya segera mandi agar keringat tidak menempel terlalu lama pada kulit. Selain itu, penting juga untuk memberikan perhatian lebih pada area ketiak, selangkangan, dan kaki. Area-area tersebut cenderung lebih mudah menghasilkan bau karena menjadi tempat berkembangnya bakteri. Kamu juga bisa menggunakan sabun antibakteri saat mandi untuk membantu mengurangi jumlah bakteri penyebab bau keringat.

2. Manfaatkan deodoran dan antiperspirant untuk mengurangi bau badan

ilustrasi deodoran dan antiperspiran (pexels.com/Makrufin Muhammad)

Memakai deodoran atau antiperspirant setelah mandi adalah langkah yang efektif dan praktis untuk mengurangi bau keringat dalam aktivitas sehari-hari. Deodoran bekerja dengan cara menyamarkan dan menetralkan aroma tidak sedap yang muncul akibat bakteri pada kulit, sementara antiperspirant dapat membantu mengurangi produksi keringat sehingga area tubuh tetap lebih kering. 

Dengan penggunaan yang tepat dan rutin, kedua produk ini dapat membantu menjaga kesegaran tubuh lebih lama serta meningkatkan rasa percaya diri. Jika deodoran atau antiperspirant biasa belum memberikan hasil yang diharapkan, kamu dapat mempertimbangkan produk dengan formula clinical-strength yang dirancang untuk mengatasi keringat dan bau badan berlebih. 

3. Perhatikan pola makan

ilustrasi menjaga pola makan yang sehat (pexels.com/Ella Olsson)

Apa yang kamu konsumsi setiap hari ternyata dapat mempengaruhi aroma tubuh, lho. Makanan dengan bau yang kuat, seperti bawang putih, bawang bombay, dan daging merah, dapat menghasilkan senyawa tertentu yang keluar melalui keringat sehingga memicu bau badan yang lebih menyengat. 

Oleh karena itu, mengurangi konsumsi makanan tersebut dapat menjadi salah satu cara untuk membantu menjaga kesegaran tubuh. Selain mengatur jenis makanan yang dikonsumsi, menjaga tubuh tetap terhidrasi juga tidak kalah pentingnya. Minum air yang cukup dapat membantu mengencerkan keringat dan mendukung proses pembuangan zat sisa melalui ginjal.

4. Kenakan pakaian yang mudah menyerap keringat

ilustrasi baju dengan bahan katun (pexels.com/Ron Lach)

Memilih pakaian yang tepat dapat membantu mengurangi risiko munculnya bau badan. Bahan pakaian seperti katun dan linen memungkinkan udara mengalir dengan lebih baik sehingga tubuh tetap sejuk dan tidak mudah lembap. Selain itu, bahan-bahan tersebut mampu menyerap keringat dengan lebih efektif dibandingkan kain sintetis.

Sebaliknya, pakaian berbahan sintetis cenderung menahan panas dan kelembapan, sehingga menciptakan lingkungan yang ideal bagi bakteri penyebab bau badan untuk berkembang. Jika kamu memakai pakaian olahraga atau bahan moisture-wicking saat beraktivitas, sebaiknya segera ganti dan cuci pakaian tersebut setelah digunakan. Karena jika kamu menumpuknya, dapat membantu mencegah penumpukan bakteri dan menjaga pakaian tetap segar saat dipakai kembali.

5. Rendam pakaian dengan cuka putih untuk mengurangi bau keringat di pakaian

ilustrasi menggunakan cuka putih (pexels.com/cottonbro studio)

Bau keringat yang menempel pada pakaian sering kali sulit hilang hanya dengan pencucian biasa. Salah satu cara yang dapat dicoba adalah merendam pakaian yang terdampak dalam larutan cuka putih sebelum dicuci. Campurkan satu bagian cuka putih dengan empat bagian air dingin, lalu rendam pakaian selama sekitar 30 menit agar larutan dapat bekerja secara maksimal.

Kandungan asam asetat dalam cuka putih mampu menetralkan senyawa basa yang dihasilkan oleh bakteri penyebab bau tidak sedap. Dengan begitu, sumber bau dapat diatasi sebelum proses pencucian dilakukan. Setelah direndam, cuci pakaian seperti biasa. Metode ini sangat efektif untuk pakaian olahraga juga maupun pakaian berbahan katun yang sering menyerap keringat.

6. Gunakan pasta baking soda untuk menghilangkan bau keringat di pakaian

Ilustrasi baking soda (pexels.com/Kaboompics .com)

Baking soda dikenal sebagai bahan alami yang efektif untuk membantu menghilangkan bau tidak sedap pada pakaian. Untuk menggunakannya, campurkan baking soda dengan sedikit air hingga membentuk pasta. Setelah itu, oleskan pasta tersebut pada bagian pakaian yang berbau, terutama area yang sering terkena keringat, lalu diamkan selama 15 hingga 30 menit sebelum dibilas.

Setelah proses perendaman selesai, bilas pakaian dan cuci seperti biasa. Baking soda bekerja dengan cara menyerap bau sekaligus membantu menguraikan sisa-sisa bakteri yang menjadi penyebab munculnya aroma tidak sedap. Metode sederhana ini dapat menjadi solusi tambahan untuk mengatasi bau keringat yang membandel pada pakaian.

Menghilangkan bau keringat tidak hanya bergantung pada penggunaan deodoran, tetapi juga memerlukan kebiasaan hidup yang mendukung kebersihan dan kesehatan tubuh. Dengan menerapkan berbagai tips menghilangkan bau keringat di atas secara rutin, kamu tidak hanya mengurangi risiko bau badan, namun juga dapat menjaga kesegaran tubuh sepanjang hari.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article