Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Tips Efektif Pria Menghindari Bibir Pecah-Pecah Selama Ramadan

5 Tips Efektif Pria Menghindari Bibir Pecah-Pecah Selama Ramadan
ilustrasi pria keren (pexels.com/Sebastian Voortman)
Intinya Sih
5W1H
  • Selama Ramadan, perubahan pola makan dan kurangnya asupan cairan sering bikin bibir kering dan pecah-pecah, terutama bagi pria yang aktif beraktivitas di luar ruangan.
  • Menjaga hidrasi tubuh, rutin pakai lip balm alami, serta hindari kebiasaan menjilat atau menggigit bibir jadi langkah utama menjaga kelembapan bibir.
  • Mengurangi konsumsi kafein dan memakai pelembap ruangan saat tidur membantu mempertahankan kelembapan udara serta mencegah bibir makin kering selama puasa.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Ramadan selalu identik dengan perubahan pola makan dan jam istirahat. Tubuh beradaptasi dengan durasi puasa yang panjang, sementara asupan cairan hanya terbatas saat sahur dan berbuka. Kondisi ini sering membuat bibir terasa kering, kasar, bahkan sampai pecah-pecah jika gak dirawat dengan tepat.

Bagi pria yang aktif bekerja, berkegiatan di luar ruangan, atau sering terpapar udara panas, kondisi bibir kering bisa terasa makin mengganggu. Selain kurang nyaman, tampilan bibir pecah-pecah juga mengurangi rasa percaya diri saat berbicara. Padahal, perawatan bibir sebenarnya sederhana dan gak ribet jika dilakukan secara konsisten. Yuk, simak tips efektif supaya bibir tetap sehat dan lembap sepanjang Ramadan.

Table of Content

1. Perbanyak asupan cairan saat sahur dan berbuka

1. Perbanyak asupan cairan saat sahur dan berbuka

ilustrasi pria minum air mineral
ilustrasi pria minum air mineral (pexels.com/Mikhail Nilov)

Kunci utama menjaga bibir tetap lembap selama Ramadan adalah menjaga hidrasi tubuh. Meski gak minum seharian, kebutuhan cairan tetap harus terpenuhi saat sahur dan berbuka. Kekurangan cairan membuat kulit, termasuk bibir, kehilangan kelembapan alaminya.

Mengatur pola minum dengan metode 2-4-2 bisa membantu menjaga keseimbangan cairan. Dua gelas saat berbuka, empat gelas setelah tarawih, dan dua gelas saat sahur adalah pola yang cukup efektif. Kebiasaan ini membantu tubuh tetap terhidrasi dengan baik dan mengurangi risiko bibir kering selama puasa.

2. Gunakan lip balm dengan kandungan pelembap alami

ilustrasi lip balm
ilustrasi lip balm (unsplash.com/Arthur Pereira)

Perawatan bibir pria sering dianggap sepele, padahal penggunaan lip balm sangat membantu menjaga kelembapan. Pilih produk dengan kandungan seperti shea butter, beeswax, atau vitamin E yang membantu menjaga lapisan pelindung bibir. Produk dengan kandungan alami cenderung lebih aman untuk penggunaan rutin.

Penggunaan lip balm sebaiknya dilakukan sebelum tidur dan setelah sahur. Rutinitas sederhana ini membantu bibir tetap terhidrasi sepanjang hari. Dengan pemakaian konsisten, tekstur bibir terasa lebih halus dan tampilan tetap terawat selama Ramadan.

3. Hindari kebiasaan menjilat atau menggigit bibir

ilustrasi pria menggigit bibir
ilustrasi pria menggigit bibir (pexels.com/Mikhail Nilov)

Saat bibir terasa kering, refleks alami sering mendorong untuk menjilatnya. Padahal, air liur justru mempercepat penguapan kelembapan alami bibir. Kebiasaan ini membuat bibir makin kering dan rentan pecah-pecah.

Selain menjilat, menggigit kulit bibir yang mengelupas juga memperparah kondisi. Tindakan tersebut dapat menyebabkan luka kecil dan rasa perih yang mengganggu. Mengendalikan kebiasaan ini membantu proses regenerasi kulit bibir berjalan lebih optimal.

4. Kurangi konsumsi minuman berkafein berlebihan

ilustrasi pria minum kopi
ilustrasi pria minum kopi (pexels.com/Gustavo Fring)

Minuman seperti kopi dan teh memang terasa nikmat saat sahur atau berbuka. Namun, kandungan kafein dapat bersifat diuretik yang memicu peningkatan frekuensi buang air kecil. Kondisi ini membuat tubuh lebih cepat kehilangan cairan.

Mengurangi konsumsi kafein membantu menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Sebagai alternatif, pilih air putih atau jus buah tanpa tambahan gula berlebihan. Langkah sederhana ini mendukung kesehatan bibir sekaligus menjaga stamina selama puasa.

5. Gunakan pelembap ruangan saat tidur

ilustrasi humidifier
ilustrasi humidifier (freepik.com/pvproductions)

Udara kering di kamar berpendingin sering memperparah kondisi bibir kering. Penggunaan air conditioner dalam waktu lama menurunkan kelembapan udara di sekitar. Kondisi ini membuat kulit, termasuk bibir, kehilangan hidrasi alami.

Menggunakan humidifier membantu menjaga kelembapan udara tetap stabil. Udara yang lebih lembap mendukung proses regenerasi kulit bibir saat tidur. Kombinasi hidrasi internal dan kelembapan eksternal membantu bibir tetap sehat sepanjang Ramadan.

Bibir pecah-pecah selama Ramadan sebenarnya bisa dicegah dengan kebiasaan sederhana yang konsisten. Mulai dari menjaga hidrasi, memilih produk perawatan yang tepat, hingga menghindari kebiasaan yang memperparah kondisi. Perawatan bibir bukan soal gaya, tapi bagian dari menjaga kesehatan diri secara menyeluruh. Dengan langkah yang tepat, penampilan tetap segar dan percaya diri selama menjalani ibadah puasa.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Wahyu Kurniawan
EditorWahyu Kurniawan
Follow Us

Latest in Men

See More