5 Tips Memilih Parfum yang Wanginya Tahan Lama dan Tidak Menyengat

- Memilih parfum tahan lama dimulai dari memahami konsentrasi wewangian, karena semakin tinggi kadar minyak esensial seperti pada Eau de Parfum, semakin awet aromanya di kulit.
- Perhatikan komposisi aroma atau notes agar wangi tidak menyengat; base notes seperti kayu dan musk lebih awet, sementara top notes tajam sebaiknya dihindari bagi yang sensitif.
- Cobalah parfum langsung di kulit dan gunakan secukupnya di titik nadi, lalu sesuaikan pilihan aroma dengan aktivitas serta cuaca agar hasilnya tetap nyaman dan elegan.
Sebagian pria biasanya akan memilih parfum dengan aroma yang tak terlalu mencolok. Hal tersebut karena mereka tak ingin terkesan terlalu berlebihan. Namun, jika tak teliti, parfum yang mereka pilih, bisa jadi terlalu menyengat atau bahkan tidak tahan lama.
Oleh karena itu, berikut ini beberapa trik jitu untuk memilih parfum untuk pria dengan wangi yang awet dan tak menyengat. Yuk, perhatikan!
Table of Content
1. Memahami konsentrasi wewangian

Memilih parfum pria yang tahan lama dimulai dari mengetahui dengan baik konsentrasi wewangian. Parfum dengan konsentrasi tinggi seperti Eau de Parfum umumnya lebih tahan lama daripada Eau de Toilette.
Selain itu, kandungan minyak esensial yang lebih banyak menjadikan wangi mampu bertahan lebih lama di kulit. Tak hanya itu, parfum jenis ini juga cenderung mempunyai karakter aroma yang lebih dalam. Dengan memilih konsentrasi yang benar, kamu dapat memperoleh parfum yang aromanya tak gampang memudar.
2. Perhatikan komposisi aroma atau notes

Kamu perlu memperhatikan komposisi aroma atau notes dalam parfum sebelum memilihnya. Aroma dengan base notes seperti kayu, amber, atau musk umumnya lebih awet dan tak menyengat.
Kemudian, janganlah menggunakan parfum dengan top notes yang terlalu tajam bila kamu sensitif terhadap bau kuat. Perpaduan keharuman yang seimbang akan terasa lebih nyaman ketika dipakai sehari-hari. Mencoba mengerti notes parfum bisa membantu kamu untuk memilih wangi yang pas di hidung.
3. Cobalah parfum langsung di kulit

Kamu sebaiknya mencoba parfum langsung di kulit, bukan hanya di kertas tester. Setiap parfum memiliki reaksi tidak sama, yang bergantung pada jenis kulit seseorang. Wangi yang awalnya terasa kuat dapat berubah menjadi lebih lembut sesudah beberapa saat.
Kamu perlu menunggu beberapa menit untuk mencium aroma aslinya sesudah bersatu dengan kulit. Cara tersebut dapat membantu kamu untuk memastikan bahwa parfum tak terasa menyengat ketika digunakan.
4. Pakai parfum pada titik-titik nadi

Kamu bisa memakai parfum secukupnya pada titik-titik nadi seperti pergelangan tangan atau leher. Bagian tersebut dapat membantu menyebarkan aroma secara alami karena menghasilkan panas tubuh.
Memakai terlalu banyak parfum justru dapat menyebabkan wanginya terasa berlebihan dan mengganggu. Dengan penggunaan secara benar, parfum akan tercium lebih halus dan elegan. Hal tersebut penting supaya aroma tetap nyaman untuk diri sendiri dan orang lain.
5. Pilih parfum sesuai dengan kegiatan dan keadaan cuaca

Kamu sebaiknya memilih parfum sesuai dengan kegiatan dan keadaan cuaca. Untuk aktivitas harian, kamu bisa menggunakan wangi yang ringan tapi tetap awet supaya tak menyengat.
Selain itu, cuaca panas cenderung menyebabkan aroma parfum lebih kuat, sehingga gunakan yang segar dan tak terlalu pekat. Sedangkan untuk acara malam, kamu dapat memakai aroma yang sedikit lebih bold. Menyesuaikan parfum dengan situasi, bisa menjadikan pemakaiannya lebih maksimal.
Bagi kamu yang menyukai parfum yang tahan lama namun tidak menyengat, maka bisa menerapkan langkah-langkah di atas. Wanginya cenderung tidak berlebihan, sehingga tetap terasa nyaman.


















