5 Cara Mengetahui Ukuran Celana Pria Paling Akurat

- Mengukur lingkar pinggang dengan benar
- Memperhatikan panjang inseam (jahitan dalam)
- Mengukur lingkar paha untuk kenyamanan
Pernahkah kamu membeli celana secara online, tapi saat barangnya datang ternyata ukurannya gak pas di pinggang atau bahkan terlalu sempit di bagian paha? Hal seperti ini pasti sangat menyebalkan dan membuat kamu malas untuk mengurus proses retur atau pengembalian barang yang memakan waktu dan biaya tambahan. Oleh sebab itu, memahami cara mengetahui ukuran celana pria dengan detail dan akurat adalah langkah wajib sebelum memutuskan untuk check-out belanjaan di toko favoritmu.
Banyak pria sering kali hanya menebak ukuran celana mereka berdasarkan celana lama yang sudah bertahun-tahun dipakai, padahal ukuran tubuh bisa berubah seiring waktu tanpa disadari, lho. Nah, dalam artikel ini, kamu akan melihat lima langkah lengkap dan praktis agar bisa menemukan celana yang pas, nyaman, dan membuat penampilanmu semakin percaya diri.
1. Mengukur lingkar pinggang dengan benar

Langkah pertama dan yang paling mendasar dalam menentukan ukuran celana adalah mengetahui lingkar pinggang kamu yang sebenarnya saat ini. Kamu bisa menggunakan meteran jahit atau pita ukur fleksibel, lalu lingkarkan di bagian pinggang tempat biasa kamu mengenakan celana, umumnya sedikit di atas tulang pinggul atau sejajar dengan pusar. Pastikan meteran tersebut melingkar dengan pas di kulit, gak terlalu kencang hingga menahan napas, dan gak terlalu longgar agar hasil ukurannya benar-benar akurat.
Jika kamu kebetulan gak memiliki meteran jahit di rumah, jangan khawatir karena kamu bisa menggunakan trik manual yang sederhana dengan tali rafia atau ikat pinggang. Cukup lingkarkan tali tersebut di pinggangmu senyaman mungkin, tandai titik di mana ujung tali bertemu, lalu bentangkan dan ukur panjang tali tersebut menggunakan penggaris biasa. Cara ini sangat efektif untuk mendapatkan angka lingkar pinggang dalam satuan sentimeter atau inci, yang nantinya menjadi patokan utama saat melihat label celana, kok.
2. Memperhatikan panjang inseam (jahitan dalam)

Selain lingkar pinggang, mengetahui panjang kaki bagian dalam atau yang sering disebut dengan istilah inseam juga sangat krusial agar celana gak kepanjangan atau malah menggantung. Inseam diukur mulai dari bagian selangkangan (pertemuan jahitan celana di tengah) lurus ke bawah mengikuti garis kaki bagian dalam hingga ke ujung bawah celana di mata kaki. Pengukuran ini sangat berguna terutama jika kamu hendak membeli celana panjang formal, jeans, atau chino agar jatuhnya kain di atas sepatu terlihat rapi dan proporsional, ya.
Untuk mendapatkan hasil yang paling akurat, sebaiknya mintalah bantuan teman atau pasanganmu untuk mengukur saat kamu berdiri tegak dengan kaki sedikit terbuka. Namun, jika kamu sedang sendirian, kamu bisa mengambil celana milikmu yang ukurannya paling pas, letakkan di lantai yang datar, lalu ukur bagian inseam-nya dari selangkangan hingga ujung bawah dengan meteran.
3. Mengukur lingkar paha untuk kenyamanan

Banyak pria melupakan bagian ini, padahal mengukur lingkar paha sangat penting terutama jika kamu gemar memakai celana dengan potongan slim fit atau skinny. Ukurlah bagian paha terlebar kamu, biasanya terletak tepat di bawah selangkangan, dengan posisi meteran melingkar secara horizontal. Pastikan ada sedikit ruang atau jarak sekitar satu jari di dalam meteran agar celana nantinya gak terlalu ketat dan tetap nyaman saat kamu pakai duduk atau berjalan.
Jika kamu memiliki paha yang cukup besar atau berotot, mengetahui ukuran ini akan membantumu menghindari celana yang pas di pinggang tetapi "menyiksa" di bagian kaki. Saat ini sudah banyak merek celana yang mencantumkan detail ukuran paha atau thigh width pada tabel ukuran mereka di situs web penjualan. Dengan mencocokkan ukuran paha aslimu dengan tabel tersebut, kamu bisa memilih model celana yang memberikan siluet ramping tanpa mengorbankan kenyamanan gerakmu sehari-hari, deh.
4. Memahami front rise (tinggi dudukan)

Faktor kenyamanan celana gak hanya ditentukan oleh lebar pinggang, tetapi juga oleh front rise atau tinggi dudukan celana dari selangkangan hingga kancing pinggang. Rise menentukan di mana ban pinggang celana akan "duduk" di tubuhmu, apakah di pinggang alami (high rise), tepat di pinggul (mid rise), atau di bawah pinggul (low rise). Untuk mengukurnya, ambil celana favoritmu, letakkan di lantai, dan ukur dari pertemuan jahitan silang di selangkangan naik ke atas hingga batas ban pinggang depan.
Memahami ukuran rise ini sangat membantu kamu membayangkan seberapa tinggi celana tersebut akan menutupi perut atau pinggangmu saat dipakai, lho. Celana dengan rise yang terlalu pendek bisa membuat gak nyaman saat duduk karena bagian belakang celana cenderung turun, sedangkan rise yang terlalu tinggi mungkin terasa sesak bagi sebagian orang.
5. Mencocokkan dengan size chart dan jenis bahan

Setelah kamu mengantongi semua data ukuran tubuh mulai dari pinggang, inseam, paha, hingga rise, langkah terakhir adalah pandai-pandai membaca tabel ukuran atau size chart dari penjual. Perlu diingat bahwa ukuran celana pria sering menggunakan standar internasional yang berbeda, ada yang menggunakan inci (US/UK) dan ada yang sentimeter, jadi pastikan kamu melakukan konversi yang tepat. Jangan malas untuk membaca detail tabel tersebut karena selisih 1-2 sentimeter saja bisa mempengaruhi kenyamanan celana secara keseluruhan.
Selain angka, perhatikan juga jenis bahan celana yang tertera pada deskripsi produk, apakah bahan tersebut stretch (melar) atau rigid (kaku). Jika bahan celana mengandung spandex atau elastan yang melar, kamu mungkin bisa memilih ukuran yang sedikit lebih pas di badan (turun satu nomor) karena kainnya akan menyesuaikan bentuk tubuh. Sebaliknya, untuk bahan denim tebal yang kaku atau katun 100 persen, sebaiknya pilih ukuran yang benar-benar pas atau sedikit lebih longgar agar kamu tetap bisa bernapas lega, ya.
Membeli celana memang terlihat sepele, tetapi meluangkan waktu beberapa menit untuk mengukur tubuh secara detail bisa menghindarkan kamu dari kekecewaan salah beli, lho. Semoga panduan lengkap mengenai cara mengetahui ukuran celana pria ini dapat membantumu menemukan celana idaman yang pas, stylish, dan nyaman dipakai dalam segala aktivitas.


















