Banyak pemilik sepatu kulit sengaja jarang menggunakan sepatunya dengan harapan akan lebih awet. Logikanya sederhana: semakin sedikit dipakai, semakin sedikit pula gesekan, tekanan, atau risiko terkena hujan dan debu.
Namun, kenyataannya justru sering bikin bingung. Ada sepatu kulit yang hampir tidak pernah dipakai, disimpan rapi di lemari selama berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun, lalu ketika dikeluarkan lagi ternyata permukaannya sudah retak-retak.
Kalau kamu pernah mengalami hal ini, sebenarnya kamu tidak sendirian. Sepatu kulit memang termasuk barang yang membutuhkan perawatan aktif. Menariknya, terlalu lama disimpan justru mempercepat kerusakan pada material kulit. Jadi, sepatu kulit tidak selalu rusak karena terlalu sering dipakai, tetapi juga bisa rusak karena terlalu lama menganggur.
