10 Koleksi Yohji Yamamoto AW26 di Paris Fashion Week, Teatrikal!

Intinya sih...
- Koleksi Yohji Yamamoto Pour Homme terinspirasi dari sentuhan pragmatis militer dan ketangguhan pakaian kerja
- Tema uniform atau seragam terlihat pada siluet jas panjang abad ke-18 hingga jaket lapangan abad ke-20, memainkan peran sejarah
- Koleksi ini merupakan mahakarya dalam ketidakberaturan yang disengaja, siluetnya khas, berani, dan berukuran besar
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)
Peragaan busana Yohji Yamamoto Autumn/Winter 2026-2027 dipamerkan di Paris Fashion Week Menswear pada Kamis, (22/1/2026). Koleksi di lini Pour Homme ini menawarkan eksplorasi mendalam tentang jiwa manusia.
Pour Homme tetap setia dengan estetika khas Yohji Yamamoto yang menampilkan ketidakberaturan yang disengaja. Selain itu, penataan lapisan yang andal juga jadi sorotan pada koleksi ini. Penasaran dengan koleksinya? Cek di sini!
1. Koleksi Yohji Yamamoto Pour Homme mengambil inspirasi dari sentuhan pragmatis militer dan ketangguhan pakaian kerja

2. Tema uniform atau seragam terlihat pada siluet jas panjang abad ke-18 hingga jaket lapangan abad ke-20, memainkan peran sejarah

3. Koleksi ini merupakan mahakarya dalam ketidakberaturan yang disengaja, siluetnya khas, berani, dan berukuran besar

4. Desainnya menggunakan teknik layering yang mahir untuk menciptakan kesan arsitektur yang dapat dikenakan

5. Tekstur tambal sulam dan tepi yang kasar dan belum selesai menggarisbawahi ketertarikan Yamamoto terhadap keindahan usang

6. Ini adalah penjahitan yang menolak polesan steril dari kemewahan tradisional dan lebih memilih keindahan yang tidak sempurna

7. Mantel dan jaket menampilkan teknik felt yang rumit dengan tepi berbulu untuk meniru efek tumpahan pewarna atau pemutihan

8. Celana panjang dirancang dengan bantalan lutut dan pelindung kaki, dilengkapi ritsleting atau tali untuk perlindungan maksimal

9. Eksplorasi material berkisar dari wol dan outer berlapis hingga lapisan akhir mengilap yang memberikan tampilan futuristik

10. Dalam koleksi ini, gaya sejati ditemukan dalam kemampuan untuk bergerak melewati ketegangan tanpa kehilangan keanggunan

Meskipun siluetnya cenderung klasik, ini adalah koleksi statement yang matang dan mendalam. Ini membuktikan bahwa visi Yohji Yamamoto tentang "perisai manusia" lebih relevan saat ini daripada sebelumnya. So, apa kamu suka dengan koleksinya?
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

















