Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Pilihan Sepatu Salomon untuk Gravel Running

5 Pilihan Sepatu Salomon untuk Gravel Running
Ilustrasi gravel running (instagram.com/salomon.id)
Intinya Sih
  • Gravel running makin populer di kalangan pelari outdoor, dan Salomon menghadirkan berbagai sepatu yang dirancang khusus untuk medan campuran seperti aspal, kerikil, hingga jalur tanah ringan.
  • Lima model utama ditawarkan: Aero Glide 4 GRVL, Aero Blaze 3 GRVL, versi Gore-Tex-nya, GRVL Concept berteknologi tinggi dengan dual carbon plate, serta edisi kolaborasi Pas Normal Studios.
  • Lineup ini mencakup kebutuhan dari pelari kasual hingga atlet performa tinggi, menonjolkan kombinasi kenyamanan, daya cengkeram Gravel ContaGRIP, serta desain stylish khas Salomon.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Gravel running belakangan makin populer di kalangan pelari outdoor. Buat yang belum familier, gravel running adalah gaya lari di medan campuran, mulai dari aspal, jalan kerikil, dirt road, sampai jalur ringan di luar kota.

Nah, Salomon termasuk salah satu brand yang cukup serius menggarap kategori ini. Mereka punya banyak pilihan sepatu dengan karakter berbeda, mulai dari model yang nyaman buat daily run sampai seri performa tinggi untuk race dan long distance. Kalau lagi cari alas kaki untuk kegiatan tersebut, pilihan sepatu Salomon untuk gravel running berikut ini layak masuk radarmu.

1. Aero Glide 4 GRVL

Salomon
Salomon Aero Glide 4 GRVL (dok. Salomon)

Buat kamu yang sering lari di medan campuran tanpa mau ribet gonta-ganti sepatu, Aero Glide 4 GRVL layak dilirik. Seri ini dibangun dari platform Aero Glide 4 yang nyaman untuk road running, tapi mendapat upgrade outsole Gravel ContaGRIP dengan pola lug terinspirasi ban sepeda gravel. Hasilnya, grip-nya tetap oke di aspal, jalan kerikil, sampai jalur tanah ringan.

Midsole optiFOAM2 juga terasa responsif dan bouncy untuk daily training jarak menengah hingga jauh. Bobotnya relatif ringan untuk kategori hybrid, ditambah sistem quickLACE neo yang praktis dipakai lepas. Tapi perlu diingat, sepatu ini memang dirancang untuk gravel dan light trail, bukan technical trail yang ekstrem.

Cocok untuk: pelari yang sering mix road running dan gravel road dalam satu sesi.

2. Aero 3 Blaze GRVL

Salomon
Salomon Aero Blaze GRVL (dok. Salomon)

Aero Blaze 3 GRVL cocok buat pelari yang pengin sepatu gravel ringan dengan ride yang stabil dan smooth. Midsole optiFOAM² dan outsole Gravel ContaGRIP bikin transisi dari aspal ke jalan kerikil terasa natural tanpa kehilangan grip.

Upper mesh-nya breathable dan nyaman buat daily training di medan campuran. Dengan bobot yang ringan dan harga yang masih relatif terjangkau di lini GRVL Salomon, seri ini jadi salah satu opsi paling menarik buat gravel running santai sampai medium pace.

Cocok untuk: daily training dan gravel running ringan–menengah.

3. Aero Blaze 3 GRVL Gore-Tex

Salomon
Salomon Aero Blaze 3 GRVL Gore-Tex (dok. Salomon)

Pada dasarnya, ini adalah Aero Blaze 3 GRVL versi waterproof. Tambahan membran Gore-Tex membuatnya lebih cocok buat pelari yang sering menghadapi hujan, jalan basah, atau kondisi lembap saat gravel running. Membran Gore-Tex ePE yang digunakan tetap breathable sekaligus lebih ramah lingkungan dibanding generasi sebelumnya.

Memang bobotnya sedikit lebih berat dibanding versi non-GTX, tetapi trade-off tersebut terasa worth it untuk perlindungan ekstra di cuaca basah. Meski begitu, perlu diingat bahwa perlindungan waterproof paling optimal ada di bagian bawah sepatu. Jadi, saat hujan ekstrem atau melewati genangan dalam, air tetap bisa masuk dari bagian atas.

Cocok untuk: pelari gravel yang sering lari di musim hujan atau jalur lembap.

4. GRVL Concept

Salomon
Salomon GRVL Concept (dok. Salomon)

Ini salah satu rilisan Salomon yang paling heboh belakangan ini. GRVL Concept adalah “gravel super shoe” pertama mereka, dengan dual carbon EnergyBlade plate, midsole optiFOAM+ berbasis PEBA, dan bobot yang tetap ringan untuk kelas performa tinggi.

Outsole Gravel ContaGRIP-nya dirancang agar tetap cepat di aspal, tapi masih punya grip yang oke di jalan kerikil. Ada juga knit gaiter terintegrasi buat mencegah kerikil masuk ke dalam sepatu. Harganya sekitar US$250 atau sekitar Rp4,4 juta, memang premium, tapi buat pelari gravel serius, ini salah satu model paling menarik di lineup Salomon saat ini.

Cocok untuk: race day, long distance, dan gravel running performa tinggi.

5. GRVL Concept Pas Normal Studios

Salomon
GRVL Concept Pas Normal Studios (dok. Salomon)

Baru rilis pada Mei 2026, versi kolaborasi dengan Pas Normal Studios ini membawa semua teknologi GRVL Concept ke paket yang lebih fashion-forward. Speknya tetap sama, dual carbon plate, optiFOAM+, dan Gravel ContaGRIP, tapi tampil dengan colorway earthy khas PNS yang minimalis dan premium.

Harganya sekitar US$300 atau sekitar Rp5,3 juta dan penjualannya cukup terbatas, jadi seri ini lebih terasa sebagai collector piece daripada sekadar sepatu running biasa.

Cocok untuk: gravel enthusiast dan kolektor yang suka performa sekaligus estetika.

Salomon terlihat makin serius menggarap kategori gravel running. Lineup mereka sekarang mencakup hampir semua kebutuhan, mulai dari pelari kasual yang cuma sesekali keluar jalur aspal sampai atlet yang mencari performa race day dengan teknologi pelat karbon.

Tinggal sesuaikan dengan gaya lari, medan favorit, dan budget kamu. Mau yang nyaman buat daily miles, siap tempur di jalur campuran, atau sekalian tampil beda dengan gravel super shoe semuanya ada. Namun, kalau butuh alas kaki untuk olahraga dengan medan penuh obstacle, maka lima pilihan sepatu Salomon untuk gravel running bisa dijadikan pilihan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Debby Utomo
EditorDebby Utomo

Related Articles