Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Sepatu Recovery Run Lokal yang Nyaman, Kaki Tetap Fresh!
ilustrasi recovery run (pexels.com/Ketut)
  • Artikel menyoroti pentingnya sepatu recovery run untuk membantu pemulihan tubuh setelah latihan berat, dengan fokus pada kenyamanan, bantalan empuk, bobot ringan, dan sirkulasi udara yang baik.
  • Lima merek lokal direkomendasikan: Ortuseight Hyperfuse, 910 Kenzo Run, Mills Enermax Dynaplate, Kanky x Tirta Story Mizu, dan Specs Atmozphyr—masing-masing menawarkan fitur berbeda sesuai kebutuhan pelari.
  • Setiap sepatu memiliki keunggulan seperti midsole EVA lembut, insole memory foam, hingga desain breathable yang menjaga kaki tetap segar selama sesi lari santai atau aktivitas harian.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Lari bukan cuma soal mengejar pace atau menambah jarak tempuh. Tubuh juga butuh waktu untuk pulih, dan di sinilah peran sepatu recovery run menjadi penting.

Meski dilakukan dengan intensitas rendah, recovery run tetap membutuhkan sepatu yang nyaman agar kaki bisa beristirahat dari tekanan latihan berat. Bantalan empuk, bobot ringan, hingga sirkulasi udara yang baik menjadi beberapa aspek yang patut diprioritaskan saat memilih sepatu.

Kalau kamu sedang mencari pilihan dari merek lokal, berikut beberapa rekomendasi yang layak dipertimbangkan.

1. Ortuseight Hyperfuse

ilustrasi Ortuseight Hyperfuse (ortuseight.com)

Ortuseight Hyperfuse menjadi salah satu sepatu lokal yang sering direkomendasikan untuk sesi recovery run. Sepatu ini mengandalkan midsole berbahan EVA full-length yang mampu meredam benturan dengan baik sehingga telapak kaki tidak menerima tekanan berlebih saat berlari santai.

Bagian upper-nya juga dibuat menggunakan material yang breathable, sehingga sirkulasi udara tetap terjaga selama digunakan. Desainnya cukup ramah bagi pemilik kaki lebar karena memberikan ruang yang lega di bagian depan kaki.

Menariknya lagi, outsole berbahan rubber tetap memberikan traksi yang stabil di permukaan aspal. Jadi, selain dipakai untuk recovery run, Hyperfuse juga masih nyaman digunakan sebagai sepatu daily training maupun easy run.

2. 910 Kenzo Run

910 Kenzo Run (910.id)

Kalau kamu menyukai sepatu yang terasa ringan saat dipakai, 910 Kenzo Run bisa menjadi pilihan menarik. Sepatu ini menggunakan kombinasi midsole EVA dan insole memory foam yang menghasilkan pijakan empuk sekaligus membantu mengurangi rasa pegal setelah menjalani latihan intens.

Material upper-nya juga dirancang agar sirkulasi udara tetap optimal. Saat dipakai untuk lari santai maupun berjalan kaki sebagai bagian dari pemulihan, kaki tidak mudah terasa panas.

Karakter sepatu ini cocok bagi pelari pemula maupun pelari rutin yang ingin menjaga tubuh tetap aktif tanpa memberikan tekanan berlebih pada otot dan persendian.

3. Mills Enermax Dynaplate

Mills Enermax Dynaplate (mills.co.id)

Buat kamu yang menyukai sensasi bantalan tebal, Mills Enermax Dynaplate menawarkan pengalaman berlari yang terasa lebih lembut. Sepatu ini menggunakan teknologi Aptive Foam berbasis EVA yang memberikan bantalan cukup tebal tanpa membuat langkah terasa berat.

Desainnya juga cukup bersahabat untuk kaki yang lebar. Ketika digunakan untuk lari santai setelah long run atau latihan interval, tekanan pada telapak kaki terasa lebih berkurang sehingga proses pemulihan bisa berlangsung lebih nyaman.

Selain itu, material mesh pada bagian upper membantu menjaga sirkulasi udara tetap lancar. Hasilnya, kaki tetap terasa adem meskipun dipakai dalam durasi yang cukup lama.

4. Kanky x Tirta Story Mizu

Kanky x Tirta Story Mizu (kanky.com)

Bagi pelari yang baru mulai membangun kebiasaan recovery run, Kanky x Tirta Story Mizu menjadi salah satu opsi dengan harga paling terjangkau dalam daftar ini.

Sepatu hasil kolaborasi tersebut dibekali insole memory foam yang membantu menopang kaki setelah latihan berat. Ditambah lagi, sistem airflow pada bagian atas sepatu membuat sirkulasi udara tetap terjaga sehingga kaki tidak mudah gerah.

Menariknya, karakter sepatu ini juga cukup fleksibel. Selain dipakai untuk easy run, Mizu masih nyaman digunakan ke gym, berjalan santai, hingga aktivitas harian. Jadi, kamu tidak perlu membeli sepatu khusus untuk setiap kebutuhan.

5. Specs Atmozphyr

Specs Atmozphyr (specs.id)

Specs Atmozphyr dirancang sebagai sepatu daily running yang juga cocok menemani sesi pemulihan. Sepatu ini menggunakan midsole phylon yang mampu mengurangi tekanan pada sendi sekaligus memberikan bantalan yang cukup empuk untuk langkah santai.

Bobotnya juga relatif ringan sehingga kaki tidak cepat lelah. Ditambah lagi, desain outsole yang sedikit melengkung membantu transisi langkah menjadi lebih halus saat kaki berpindah dari tumit menuju ujung jari.

Karakter tersebut membuat Atmozphyr cocok digunakan ketika tubuh masih dalam fase pemulihan, tetapi kamu tetap ingin bergerak aktif tanpa membebani otot secara berlebihan.

Memilih sepatu recovery run tidak harus selalu mengejar teknologi paling canggih atau harga paling mahal. Yang lebih penting adalah memastikan sepatu memiliki bantalan yang nyaman, bobot yang sesuai, serta mampu memberikan ruang gerak yang cukup agar kaki benar-benar mendapatkan kesempatan untuk pulih setelah latihan.

Kelima sepatu lokal di atas menawarkan karakter yang berbeda-beda, mulai dari bantalan tebal, bobot ringan, hingga harga yang lebih terjangkau. Kamu tinggal menyesuaikannya dengan gaya berlari, bentuk kaki, dan anggaran agar sesi recovery run terasa lebih nyaman sekaligus membantu menjaga performa latihan dalam jangka panjang.

Curated For You

Editorial Team

Related Article