Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Tips Memilih Outfit buat Pria Bertubuh Short Torso, Cek Guys!
ilustrasi pria (unsplash.com/Chris Bonk)
  • Artikel membahas tips berpakaian bagi pria bertubuh short torso agar tampak lebih proporsional dan seimbang antara tubuh bagian atas dan bawah.
  • Ditekankan pentingnya memilih panjang baju, model celana, serta teknik memasukkan kemeja yang tepat untuk menciptakan ilusi tubuh lebih jenjang.
  • Motif vertikal, ikat pinggang minimalis, dan layering seperti jaket atau blazer disarankan untuk menyeimbangkan proporsi tubuh sekaligus menjaga tampilan tetap stylish.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Apakah kamu pernah mendengar istilah short torso? Istilah ini menggambarkan orang dengan bentuk tubuh bagian atas (dari bahu hingga pinggul) lebih pendek dibandingkan dengan kaki. Meskipun postur seseorang tinggi, namun ia bisa terlihat pendek jika tipe tubuh bagian atasnya adalah short torso.

Bagi pria dengan bentuk tubuh seperti itu, memilih pakaian yang tidak tepat bisa membuat penampilan jadi kurang bagus. Kebanyakan orang berfokus pada tren, warna, atau merek pakaian. Namun, tak jarang yang memerhatikan kecocokan pakaian dengan bentuk tubuh.

Nah, buat kamu yang tipe badannya short torso, berikut ini lima panduan dalam memilih pakaian agar tubuh terlihat proporsional.

1. Perhatikan panjang baju yang dikenakan

ilustrasi outfit pria (freepik.com/halayalex)

Saat mengenakan baju, baik itu kaus, kemeja, ataupun model lainnya, usahakan untuk memerhatikan ukurannya. Panjang baju bisa memengaruhi tampilan tubuh bagian atas. Baju yang terlalu pendek (di atas pinggul) dapat menekankan pendeknya tubuh bagian atas.

Pilihlah kemeja atau kaus yang lebih panjang. Tujuannya agar menampilkan visual tubuh bagian atas yang lebih jenjang. Namun, jangan pula memakai baju yang terlalu panjang. Sesuaikan dengan tampilan outfit kamu secara keseluruhan agar proporsi badan terlihat seimbang. Panjang kemeja yang ideal biasanya berada di sekitar area ritsleting tengah celana.

2. Pilih celana dengan tinggi pinggang yang pas

ilustrasi pria memakai kacamata (unsplash.com/Omid Bonyadian)

Selain baju, celana juga perlu diperhatikan. Jika tipe badanmu adalah short torso, hindari memakai celana model high-waist atau bagian pinggang yang tinggi. Celana jenis tersebut cocok buat orang yang ingin kakinya terlihat jenjang.

Sebaliknya, jika kamu ingin tubuh bagian atas terlihat lebih tinggi, pakailah celana dengan ukuran panjang yang pas. Tidak terlalu pendek namun juga tidak terlalu panjang sampai ke bagian atas pinggang. Celana yang terlalu tinggi di pinggang dapat menekan torso (tubuh bagian atas) lebih jauh karena menaikkan titik awal kaki. Akibatnya, tubuh bagian atas dapat terlihat jauh lebih pendek daripada yang sebenarnya.

3. Gunakan teknik yang tepat saat memasukkan kemeja ke dalam celana

ilustrasi pria memakai setelan blazer (pexels.com/Royal Anwar)

Di beberapa kesempatan seperti acara formal, pria biasanya akan memasukkan kemeja ke dalam celana. Tujuannya agar menciptakan penampilan yang rapi dan formal. Namun, cara ini bisa mengurangi tampilan jika dilakukan dengan teknik yang tidak tepat. Sebab, kemeja yang dimasukkan ke dalam celana akan memperpendek tampilan tubuh bagian atas.

Solusinya, perhatikan teknik melipat kemeja sebelum memasukkannya ke celana. Jangan sampai terlalu naik dan membuat visual kemeja tampak sedikit. Kamu juga dapat memadukan kemeja dengan jaket atau blazer sebagai lapisan luar. Jaket dan blazer ini bisa memperpanjang tubuh bagian atas dan mengurangi penekanan pada garis pinggang. Cara ini cukup membantu pria yang ingin mendapat tampilan formal sambil tetap menyeimbangkan proporsi tubuh mereka.

4. Kenakan pakaian bermotif agar tubuh terlihat lebih tinggi

ilustrasi pria memakai kemeja garis vertikal (pexels.com/Talha Aytan)

Pakaian bermotif atau yang memiliki pola cukup membantu pria dengan tipe tubuh short torso. Sebab, motif tertentu pada pakaian bisa menciptakan ilusi panjang tambahan pada tubuh bagian atas. Pola vertikal seperti garis-garis tipis, garis vertikal sempit, atau tekstur bergaris halus, secara gak langsung akan mengarahkan pandangan ke atas dan ke bawah.

Untuk pola horizontal, disarankan agar lebih berhati-hati. Garis-garis horizontal atau blok warna lebar secara visual dapat memperlebar torso sekaligus membuatnya tampak lebih pendek. Cobalah pakaian dengan motif tersebut sebelum membelinya. Hal ini untuk mengetahui apakah motifnya cocok dan ideal dengan tipe tubuh short torso.

5. Pilih ikat pinggang yang minimalis

ilustrasi pria memakai kemeja (pexels.com/Milton Das)

Meski sering dianggap sepele, rupanya ikat pinggang cukup berpengaruh pada tampilan proporsi tubuh. Jika kamu tipe pria dengan tubuh short torso, jangan asal dalam memilih ikat pinggang. Model ikat pinggang yang besar, tebal, dan terlalu banyak detail, bisa membuat bagian pinggang tampak penuh. Akhirnya, batas antara tubuh bagian atas dan bawah sangat mencolok.

Pilihlah ikat pinggang dengan model minimalis dan simpel. Jenis ikat pinggang ini mengurangi penekanan visual pada garis pinggang. Bentuknya yang minimalis akan menciptakan tampilan tubuh yang ramping secara keseluruhan. Selain itu, ikat pinggang minimalis juga lebih elegan buat pria, lho.

Memahami bentuk tubuh dan cara memilih pakaian yang sesuai adalah hal yang penting buat semua orang. Dengan trik yang tepat, pemilik tubuh short torso tetap bisa tampil oke dan stylish tanpa minder.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article