8 Tips Memilih Pakaian untuk Interview Kerja agar Profesional

- Hindari pakaian terlalu kasual seperti kaus dan celana jeans agar terlihat rapi dan profesional.
- Sesuaikan pakaian dengan bidang pekerjaan yang dilamar, hindari pemakaian celana jeans, dan pilih ukuran yang pas.
- Perhatikan kebersihan, motif, warna pakaian, gunakan sepatu yang tepat, dan hindari aksesori berlebihan untuk kesan profesional.
Selain kamu akan menghadapi tanya jawab oleh pihak perusahaan, kamu juga akan dinilai dari segi penampilan kamu saat melakukan interview kerja. Karena penampilan akan mencerminkan kepribadian seseorang.
Nah, untuk menambah kesan formal dan profesional saat wawancara kerja, berikut ini delapan tips memilih pakaian untuk interview kerja agar terlihat profesional. Biar gak salah langkah, simak pembahasannya di bawah ini, ya.
Table of Content
1. Hindari pakaian yang terlalu kasual

Tips pertama adalah hindari pemakaian outfit yang terlalu kasual seperti kaus dan celana jeans. Bahkan jika perusahaan yang kamu lamar merupakan perusahaan yang bergerak di industri kretif sekalipun.
Pasalnya, mengenakan pakaian kasual akan terkesan tidak rapi dan profesional. Kamu juga akan dianggap meremehkan undangan wawancara kerja. Oleh karena itu, kamu harus memakai pakaian yang terkesan rapi dan formal.
2. Sesuaikan dengan bidang pekerjaan

Saat kamu sedang interview kerja, sebisa mungkin sesuaikan pakaian yang kamu kenakan dengan bidang pekerjaan yang kamu lamar. Jika kamu melamar pekerjaan di bank atau firma hukum yang memiliki lingkungan kerjanya serius, kamu bisa kenakan pakaian hitam putih dan sepatu.
Sedangkan jika kamu melamar pekerjaan di perusahaan yang bergerak dibidang industri kreatif seperti media atau agensi periklanan kamu bisa memakai pakaian yang sedikit lebih modis. Dengan begitu penampilanmu bisa terlihat rapi dan profesional.
3. Jauhi pemakaian celana jeans

Hal ini juga penting untuk kamu lakukan saat wawancara kerja. Pastikan untuk menghindari pemakaian celana jeans saat interview kerja. Pasalnya, penampilan kamu akan terkesan tidak formal dan tidak profesional.
Sebaiknya kamu memilih celana bahan dengan warna netral. Selain itu, kamu juga bisa memilih celana chino untuk bawahannya. Kesan yang akan diberikan kamu adalah satu kandidat yang serius untuk posisi tersebut.
4. Pilih ukuran yang sesuai

Pilihlah pakaian yang ukurannya pas dan sesuai dengan bentuk tubuh kamu. Dalam artian tidak terlalu ketat atau terlalu longgar, sehingga kamu tetap merasa nyaman saat dikenakan.
Pemilihan kemeja dan celana juga harus kamu perhatikan dengan detail. Mulai dari model kemeja hingga warna kemeja. Untuk celananya kamu bisa memilih model potongan celana yang sesuai dan nyaman saat dipakai.
5. Kebersihan dan kerapian pakaian

Kebersihan dan kerapian merupakan aspek utama dalam berpakaian saat wawancara kerja. Pastikan pakaian yang kamu pilih terlihat bersih, tidak kusut, enak dipandang, dan dapat menampilkan sisi terbaikmu.
Memiliki penampilan bersih dan rapi bisa menjadi nilai plus bagi kepribadian kamu. Dengan begitu kamu akan mendapatkan first impression yang baik dari orang-orang.
6. Perhatikan motif dan warna pakaian

Sebelum kamu menghadiri interview kerja, kamu harus menghindari pemakaian baju dengan motif yang terlalu ramai atau berkesan meriah. Jika mau aman, sebaiknya pilihlah motif pakaian yang cenderung lebih simpel seperti motif garis-garis atau motif polos.
Selain motif pakaian, kamu juga harus memperhatikan warna yang digunakan. Beberapa warna yang harus kamu hindari diantaranya warna oranye dan cokelat. Warna oranye akan membuat penampilanmu kurang profesional, sedangkan warna cokelat akan membuat penampilanmu terkesan kuno dan lemah.
7. Gunakan sepatu yang tepat

Setelah kamu sudah memilih pakaian seperti kemeja dan celana yang cocok, langkah selanjutnya adalah pilih sepatu yang tepat. Hindari pemakaian sepatu yang biasa kamu pakai untuk jalan-jalan ataupun olahraga.
Sebaiknya kamu memilih sepatu yang bergaya smart casual atau formal. Kamu bisa memilih sepatu pantofel, oxford, derby, dan monk strap.
8. Hindari aksesori berlebihan

Langkah terakhir yang harus kamu perhatikan adalah hindari pemakaian aksesori yang berlebihan. Gunakanlah beberapa aksesori sesuai dengan kebutuhannya saja. Hindari pemakaian dasi yang bermotif aneh atau terlalu ramai saat wawancara kerja. Jika kamu ingin memakai jam tangan, sebaiknya pilih jam tangan dengan model simpel namun tetap memiliki desain yang elegan.
Nah, itulah delapan tips memilih pakaian untuk interview kerja agar terlihat profesional. Ikutilah delapan cara di atas supaya penampilanmu saat interview bisa berjalan dengan lancar dan mendapatkan kesan yang baik. Selamat mencoba!
FAQ seputar Tips Memilih Pakaian untuk Interview Kerja
| Pakaian seperti apa yang sebaiknya dipakai saat interview kerja? | Pilih tampilan yang rapi, sopan, dan profesional, misalnya kemeja dan celana bahan untuk pria atau setelan formal jika diperlukan. |
| Apakah boleh memakai jeans saat interview kerja? | Tidak disarankan karena jeans dianggap terlalu kasual dan kurang menunjukkan kesan profesional. |
| Bagaimana cara menyesuaikan pakaian dengan tipe perusahaan? | Kenali budaya kerja perusahaan; perusahaan formal butuh outfit formal, sementara startup bisa memakai smart casual yang tetap rapi. |
| Warna pakaian apa yang cocok dipakai untuk interview? | Pilih warna netral dan sederhana agar terlihat profesional dan tidak mengganggu fokus pewawancara, seperti putih, biru navy, atau abu-abu. |
| Perlukah memperhatikan sepatu dan aksesori saat interview? | Ya. Gunakan sepatu yang rapi dan formal serta hindari aksesori berlebihan agar tetap tampak profesional. |


















