Bogor, IDN Times - Kabupaten Bogor, Jawa Barat kembali berduka akibat cuaca ekstrem yang melanda dalam beberapa waktu terakhir.
Angin kencang hingga banjir bandang dilaporkan menerjang sejumlah titik, mulai dari pusat pemerintahan hingga pemukiman warga.
Kepala BPBD Kabupaten Bogor, Ade Hasrat, mengungkapkan bahwa berdasarkan data kajian, terdapat 24 dari 40 kecamatan di Kabupaten Bogor yang masuk dalam kategori rawan bencana.
"Kalau titik rawan itu sebenarnya berdasarkan KMP kami ada 24 kecamatan, 24 dari 40 ya," ujar ade, Kamis (12/2026).
4 Wilayah di Kabupaten Bogor yang Diterjang Bencana, Waspada!

Intinya sih...
Stadion Pakansari (Cibinong)
Angin puting beliung merusak infrastruktur dan cedera ringan pada penonton.
Dua mobil rusak akibat amukan angin kencang.
Desa Bojong Koneng Babakan Madang
Mobil terseret arus air deras akibat jebolnya tanggul saluran air.
Tidak ada korban jiwa atau luka-luka dalam insiden banjir bandang tersebut.
Desa Cijayati Babakan Madang
Kawasan ini masuk dalam laporan utama BPBD terkait rentetan bencana
1. Stadion Pakansari (Cibinong)
Kawasan Stadion Pakansari menjadi titik terparah akibat amukan angin puting beliung pada Kamis (12/2/2026).
Angin kencang yang berlangsung sekitar 15 menit tersebut bergerak dari arah selatan (Perumahan Ervina) menuju Laga Tangkas dan berputar di utara stadion.
Akibatnya, sejumlah infrastruktur gedung rusak, atap bangunan porak-poranda, dan pohon-pohon peneduh tumbang.
Tercatat satu orang penonton kegiatan pencak silat mengalami luka ringan di tangan akibat tertimpa tenda stan makanan, serta dua unit mobil mengalami kerusakan pecah kaca.
2. Desa Bojong Koneng Babakan Madang
Kejadian di Bojong Koneng sempat viral di media sosial setelah rekaman video menunjukkan sebuah mobil terseret arus air yang sangat deras di dalam perumahan.
Ade Hasrat menjelaskan bahwa peristiwa ini dipicu oleh jebolnya tanggul saluran air.
Meskipun debit air yang masuk ke jalanan perumahan cukup besar dan membawa material, beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden banjir bandang tersebut.
"Kita masih bencana yang pertama itu ada di Desa Cijayati dengan desa Bojongkoneng. Terjadinya banjir dan kemudian yang di Bojongkoneng cukup viral," katanya.
3. Desa Cijayati Babakan Madang
Selain Bojong Koneng, kata Ade, Desa Cijayati juga menjadi titik yang terdampak bencana banjir. Kawasan ini masuk dalam laporan utama BPBD terkait rentetan bencana yang terjadi di wilayah Babakan Madang dan sekitarnya.
Saat ini, tim reaksi cepat terus melakukan pemantauan di lokasi untuk mengantisipasi adanya banjir susulan mengingat intensitas hujan yang masih fluktuatif.
"Barangkali ada di sebuah perumahan, ada mobil yang terseret, air yang cukup besar, sepertinya itu ada saluran air yang tanggulnya jebol, sehingga cukup besar itu airnya mau masuki jalan di dalam perumahan, seperti itu," jelasnya.
4. Gunung Putri
Wilayah Gunung Putri sempat berada dalam status siaga penuh hingga Kamis (12/2/2026) dini hari.
Hal ini disebabkan oleh tingginya debit air dari hulu Sungai Cikeas dan Cileungsi yang mengalir ke arah hilir.
Petugas BPBD disiagakan di lokasi hingga pukul 02.00 WIB untuk mengantisipasi banjir kiriman. Beruntung, ketinggian air hanya mencapai semata kaki dan segera surut tanpa memasuki area pemukiman warga secara signifikan.
"Kita melakukan mitigasi dulu, kita mendata semua kerusakan di lapangan dan berkoordinasi dengan seluruh OPD untuk membersihkan puing-puing agar aktivitas masyarakat tidak terganggu," ujar Ade Hasrat.