Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Orang Hilang di Longsor TPA Bantargebang, SAR Turunkan Anjing K9
Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian korban akibat longsor gunung sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (9/3/2026) (Dok. Kantor SAR Jakarta)
  • Longsor terjadi di zona 4 TPA Bantargebang, Bekasi, menimbun truk sampah dan warung, menyebabkan 13 korban dengan empat selamat, empat meninggal, dan lima masih hilang.
  • Tim SAR gabungan terus mencari lima korban hilang menggunakan alat berat dan anjing pelacak K9 untuk mendeteksi keberadaan korban di bawah timbunan sampah.
  • Total 336 personel dari berbagai instansi dikerahkan dalam operasi pencarian yang dilakukan bergantian demi mempercepat evakuasi di area longsoran sampah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
8 Maret 2026

Longsor terjadi di zona 4 TPA Bantargebang, Desa Ciketing Udik, Kecamatan Bantar Gebang, Kota Bekasi sekitar pukul 14.30 WIB. Gunung sampah runtuh menimbun truk dan warung, menyebabkan 13 orang menjadi korban; empat selamat dan empat meninggal dunia.

9 Maret 2026

Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian terhadap lima orang yang masih hilang akibat longsor sehari sebelumnya. Sebanyak 336 personel dari berbagai unsur dikerahkan dengan bantuan alat berat dan anjing pelacak K9 untuk mempercepat evakuasi korban.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Longsor terjadi di zona 4 Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantargebang, menimbun truk sampah dan bangunan warung, menyebabkan korban jiwa serta lima orang masih hilang.
  • Who?
    Korban terdiri dari 13 orang, termasuk empat selamat, empat meninggal dunia seperti Enda Widayanti dan Dedi Sutrisno, serta lima lainnya masih dicari oleh tim SAR gabungan.
  • Where?
    Peristiwa berlangsung di zona 4 TPA Bantargebang, Desa Ciketing Udik, Kecamatan Bantar Gebang, Kota Bekasi, Jawa Barat.
  • When?
    Longsor terjadi pada Minggu, 8 Maret 2026 sekitar pukul 14.30 WIB; operasi pencarian berlanjut hingga Senin, 9 Maret 2026.
  • Why?
    Penyebab pasti longsoran gunung sampah belum diketahui per saat ini; dugaan sementara terkait runtuhnya timbunan besar di area pembuangan tersebut.
  • How?
    Pencarian dilakukan oleh 336 personel SAR gabungan menggunakan alat berat dan anjing pelacak K9 untuk membuka akses serta mendeteksi keberadaan korban di bawah timbunan sampah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Gunung sampah di Bantargebang tiba-tiba runtuh dan menimpa truk serta warung. Banyak orang kena longsor itu. Ada 13 orang jadi korban, 4 selamat, 4 meninggal, dan 5 masih hilang. Banyak petugas datang bawa alat besar dan anjing pencium untuk cari orang yang belum ketemu. Mereka terus kerja bergantian sekarang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Di tengah tragedi longsor di TPA Bantargebang, semangat kolaborasi tampak kuat melalui pengerahan 336 personel dari berbagai instansi yang bekerja bergantian tanpa henti. Upaya terpadu ini menunjukkan kesigapan dan solidaritas tinggi antara aparat, relawan, serta tim penyelamat yang memanfaatkan teknologi dan anjing pelacak K9 demi mempercepat pencarian korban.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times – Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian korban akibat longsor gunung sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat. Hingga Senin (9/3/2026), tercatat lima orang masih dinyatakan hilang dalam peristiwa yang terjadi sehari sebelumnya.

Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, mengatakan tim gabungan mengerahkan berbagai peralatan untuk membuka akses menuju lokasi tertimbun. Selain alat berat, tim juga menurunkan anjing pelacak K9 demi membantu mendeteksi keberadaan korban di bawah timbunan sampah.

1. Longsor terjadi di zona 4 TPA Bantargebang

Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian korban akibat longsor gunung sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (9/3/2026) (Dok. Kantor SAR Jakarta)

Peristiwa longsor terjadi di zona 4 TPA Bantargebang yang berada di Desa Ciketing Udik, Kecamatan Bantar Gebang, Kota Bekasi, pada Minggu (8/3/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Gunung sampah di area tersebut tiba-tiba runtuh dan menimbun sejumlah kendaraan truk sampah serta bangunan warung di sekitar lokasi.

Dalam kejadian ini, terdapat 13 orang yang terdata menjadi korban. Sebanyak orang selamat, sementara empat korban lainnya ditemukan meninggal dunia.

Korban selamat di antaranya Budiman, Johan, Safifudin, dan Slamet. Sementara korban meninggal dunia yang telah teridentifikasi adalah Enda Widayanti (25), lalu Sumine (60), kemudian Dedi Sutrisno asal Karawang, serta Irwan Supriatin.

2. Ada lima orang yang masih dalam pencarian

TKP longsor sampah di TPST Bantargebang. (IDN Times/Imam Faishal)

Tim SAR masih melakukan pencarian terhadap lima korban yang dilaporkan hilang. Desiana mengatakan, jumlah korban masih berpotensi berubah karena proses pendataan dilakukan berdasarkan keterangan saksi di lokasi dan laporan keluarga yang merasa kehilangan anggotanya.

"Para personel SAR gabungan melakukan pembukaan akses dengan menggunakan alat berat seperti beko dan pengerahan K9 untuk mencari tanda-tanda adanya korban," ujar Desiana.

3. 336 personel SAR gabungan dikerahkan

Sampah TPST Bantargebang, Bekasi longsor. (Dokumen Kantor SAR Jakarta)

Operasi pencarian melibatkan total 336 personel dari berbagai unsur SAR gabungan. Tim bekerja secara bergantian untuk mempercepat proses evakuasi di area yang tertimbun longsoran sampah.

Unsur yang terlibat di antaranya, Kantor SAR Jakarta, Unit Siaga SAR Bekasi, Polres Metro Bekasi Kota, Polsek Bantargebang, Koramil, Damkar Kota Bekasi, TNI Batalyon Armed 7/Biring Galih, BPBD Kota Bekasi, BPBD Jakarta, Banser Tanggap Bencana, Brimob Polda Metro Jaya, Ditsamapta Polda Metro Jaya, Unit K9 Polda Metro Jaya, dan relawan.

Editorial Team