Viral Bus Kementerian Pertahanan Tabrak Lari Ojek Online di Monas

Jakarta, IDN Times - Sebuah postingan di media sosial yang mengabarkan adanya peristiwa bus milik Kementerian Pertahanan (Kemhan) menabrak motor milik pengemudi ojek online (ojol) jadi perbincangan hangat publik.
Pasalnya dalam unggahan yang dibagikan, bus milik Kemhan itu disebut melarikan diri usai menabrak motor ojol yang sedar putar balik di sekitar Monas, Jakarta Pusat.
1. Kronologi kejadian yang dibagikan di media sosial

Dalam unggahan tersebut, dijelaskan bahwa seorang pengemudi ojol diduga menjadi korban tabrak lari oleh sebuah bus milik Kementerian Pertahanan (Kemenhan) di kawasan putaran Halte Monas, Jakarta Pusat, pada Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 15.50 WIB.
"Peristiwa tersebut terekam dalam video, korban terlihat berada di lokasi kejadian sambil menjelaskan kronologi insiden yang dialaminya. Korban mengaku tidak mendapatkan respons baik dari pihak kendaraan yang diduga menabraknya. Menurut keterangannya, saat kecelakaan terjadi, bukannya berhenti untuk menyelesaikan masalah secara baik-baik, pihak yang berada di kendaraan tersebut justru disebut sempat marah," tulis postingan itu.
Sementara dalam video yang dibagikan, tampak pengemudi ojol mengatakan, peristiwa terjadi saat dirinya ingin putar balik. Namun karena ada bus TransJakarta yang hendak melintas, akhirnya dia berhenti sejenak. Kemudian secara tiba-tiba bus milik Kemhan berwarna hitam menabrak ojol tersebut.
2. Pengemudi ojol dan sopir bus Kemhan sudah bertemu

Kepala Biro Informasi Pertahanan, Brigjen TNI Rico Sirait, mengonfirmasi adanya peristiwa tersebut. Dia memastikan, saat ini kedua belah pihak yakni pengemudi ojol dan sopir bus Kemhan sudah bertemu secara langsung. Mereka sepakat menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan.
"Kementerian Pertahanan telah memonitor informasi tersebut. Berdasarkan laporan yang kami terima, peristiwa tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan oleh anggota yang bersangkutan dengan pengemudi ojek online. Kedua belah pihak telah berkomunikasi dengan baik dan mencapai penyelesaian secara musyawarah," kata dia dalam keterangannya, Sabtu (25/7/2026).
3. Kemhan imbau seluruh personel selalu utamakan keselamatan, patuhi peraturan lalu lintas, serta bertanggung jawab

Rico memastikan, Kementerian Pertahanan tetap mengingatkan seluruh personel untuk selalu mengutamakan keselamatan, mematuhi peraturan lalu lintas, serta bertanggung jawab apabila terjadi insiden di jalan.
"Berdasarkan laporan yang kami terima, penyelesaian telah dilakukan secara langsung antara pihak yang bersangkutan dan pengemudi ojek online secara kekeluargaan. Kami tidak ingin berspekulasi mengenai narasi yang berkembang di media sosial di luar fakta yang telah kami peroleh," ucap dia.
















