Jakarta, IDN Times - Proses evakuasi korban tabrakan kereta commuter line dengan kereta Argo Bromo Anggrek masih terus dilakukan. Hingga Selasa (28/4/2026) pukul 04.00 WIB masih ada tujuh korban terhimpit yang hidup.
"Jadi di permukaan yang terlihat masih ada tujuh korban yang akan kita evakuasi," ujar Kepala Basarnas Marsdya TNI Mohammad Syafi'i di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat.
" Yang kita lihat secara fisik semuanya perempuan," lanjutnya.
Sementara evakuasi berlangsung, para korban juga mendapatkan penanganan medis. Sehingga, ketika korban merasa sakit berlebihan akan bisa ditangani dengan cepat.
"Ketika mereka merasa sakit berlebihan diberi tindakan medis untuk mengurangi rasa sakit karena kondisi khususnya kaki dalam kondisi terjepit," ujarnya.
Basarnas menyebut sejauh ini telah berhasil mengevakuasi 33 penumpang. Dari jumlah tersebut, empat di antaranya meninggal dunia.
