TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Sabu 100 Kg Diamankan Petugas. Tersangka: Mau Digunakan di Tahun Baruan di Jakarta

Termasuk jaringan narkoba asal Malaysia

IDN Times/Ahmad Mustaqim

Jakarta, IDN Times - Sukses menggulung penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu sebanyak 134 Kilogram (Kg) beberapa waktu lalu, aparat kepolisian kembali mengamankan tersangka lainnya bersama 100 Kg sabu-sabu yang merupakan jaringan Malaysia.  

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Polri, Brigjen Eko Daniyanto mengatakan pasca-menggulung aksi yang pertama, pihaknya melakukan pengembangan dan mengamankan tersangka lainnya setelah melakukan pengintaian selama beberapa bulan.  

Baca juga: "Tidak Tahu Itu Sabu": Alasan Tidak Masuk Akal Anggota DPRD yang Pakai Narkoba!

"Kita dapat gambaran ada sindikat dari Aceh yang membawa sabu dari Penang Malaysia ke Belawan Medan," kata Eko saat ditemui IDN Times, Kamis (21/12).

Baca juga: Jelang Libur Panjang, Ini Cara Polisi Cegah Peredaran Narkoba

1. Sabu dikubur di belakang rumah 

IDN Times/Ahmad Mustaqim

Dari hasil operasi tersebut, tambahnya, petugas  mengamankan dua orang berinisial AN alias Man dan SI alias FI'I.

"Kita tangkap tersangka AN bersama FI'I di rumah neneknya, sekitar pukul 01.30 WIB," kata Eko. 

Selain tersangka, polisi juga menemukan 100 Kg sabu yang dikubur di belakang rumah AN. Saat ditemukan barang tersebut sudah dikemas menjadi 100 paket, dengan berat masing-masing 1 Kg dan  dimasukkan ke dalam karung goni. 

"Barang tersebut, dikemas dalam 5 karung goni beras berukuran besar, 2 karung beras berukuran sedang di belakang rumahnya, KIta hitung ada 100 paket," lanjut Eko. 

Baca juga: Tim Gabungan Ungkap Penyelundupan Narkoba Rp 300 Miliar

2. Mengaku hanya sebagai kurir

IDN Times/Ahmad Mustaqim

Saat dimintai keterangan AN dan FI'I , mengaku hanya sebagai kurir dari pemilik barang Ad. AN berperan sebagai kapten kapal untuk mengantar barang dari Malaysia ke Indonesia, Sementara FI'I berperan untuk mengantar barang dari kapal ke rumah.

"Dia diperintah oleh Ad, dan kita dapati Ad di Medan Marelan," ujar Eko.

Baca juga: Selundupkan 20 Kg Sabu Saja Dihukum Mati, Apalagi 1 Ton!

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya